Menurut laporan sejumlah media Arab, Senin (2/7), keputusan tersebut dilakukan setelah menerima banyak keluhan dari pemirsa Arab tentang paket siaran kedua stasiun TV tersebut.
Kedua stasiun TV itu, beberapa hari lalu kembali mengudara, namun bukan menggunakan Arabsat tapi menyewa satelit lain. Arabsat yang sahamnya dimiliki oleh seluruh negara Arab, menilai paket tayangan kedua TV itu menyesatkan publik.
Sekitar sebulan sebelumnya, Arabsat telah mengingatkan stasiun-stasiun TV Arab yang menggunakan Arabsat untuk menghentikan tayangan yang berbau mistik dan mesum. Apabila tidak diindahkan akan dilakukan pemutusan sepihak. (*/boo)