< >

Liburan di Bali, Wisman Belanjakan Rp 1,9 Triliun

Selasa, 03 Juli 2007 16:52
Kapanlagi.com - Wisatawan mancanegara dalam menikmati liburan di Pulau Dewata membelanjakan uangnya sebesar Rp 1,9 triliun (US$209 juta), yang khusus menggunakan kartu visa selama tahun 2006.

Uang yang dibelanjakan itu berkurang 15% dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 2,4 triliun (US$248 juta, kata Manajer Visa Internasional untuk Indonesia Ellyana C. Fuad di sebuah hotel berbintang di Jimbaran, Bali Selasa.

Ia mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sesuai data Dinas Pariwisata setempat terjadi penurunan empat% dari 1,38 juta tahun 2005 menjadi 1,33 juta tahun 2006.

Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali menurut hasil kajian dari 5.000 responden yang berasal dari sepuluh negara akibat dari musibah tragedi bom yang pernah melanda daerah ini beberapa tahun silam.

"Saya yakin wisman akan kembali menjadikan Bali sebagai tempat berlibur yang aman dan nyaman, disamping daya tarik Bali yang menyangkut keindahan seni budaya dan panorama alam," ujar Ellyana C. Fuad yang didampingi Direktur Relasi Perusahaan Visa Kawasan Asia Paul Wilke.

Pemegang kartu visa di kawasan Asia Pasifik melakukan pembelanjaan terbesar di Bali, yakni Rp 2,9 triliun atau US$295 juta, yakni mencapai 51% dari total pembelanjaan internasional di Indonesia.

Pemegang kartu visa asal Australia dan Jepang berada pada posisi paling tinggi melakukan pembelanjaan terbesar dalam tahun 2006. Wisatawan Australia yang menggunakan kartu visa melakukan pembelanjaan di Bali sebesar Rp 350 miliar.

Sedangkan wisatawan Jepang menggunakan kartu visa sebesar Rp 294 miliar atau 6,4% dari total pembelanjaan pemegang kartu visa di Bali.

Ellyana menjelaskan, pengeluaran wisman tersebut lebih untuk akomodasi yakni Rp746 miliar atau 33% dari total pengeluaran visa, menyusul perdagangan umum Rp498 miliar (22%), transportasi Rp135 miliar (enam%), restoran Rp130 miliar serta olahraga dan hiburan Rp128 miliar. (*/rit)