Commercial Times mengatakan bahwa Nokia, setelah lepas dari Chunghwa Telecom sebagai agen Taiwan untuk menjual ponsel Nokia, memutuskan untuk menggunakan Synnex.
Nokia menjual sekitar 17 juta ponsel per tahun di Taiwan dan menguasai sekitar 30 persen pangsa pasar di Taiwan.
Synnex tidak hanya akan menangani penjualan ponsel Nokia tapi juga menangani logistiknya dan layanan pasca penjualan di Taiwan.
Surat kabar itu mengatakan bahwa Synnex setuju untuk mendistribusikan ponsel Nokia di Taiwan karena Synnex ingin memperluas bisnis telekomunikasinya. (*/rit)