Laporan The Times muncul setelah tiga upaya bom mobil di London dan Galsgow pada Jum'at dan Sabtu lalu, dalam mana polisi berhasil menahan delapan orang yang dicurigai, semua terdiri dokter atau orang-orang yang berkaitan dengan medis.
Canon Andrew White mengatakan kepada suratkabar itu, bahwa dia telah bertemu dengan pemimpin Al-Qaeda yang tak disebut namanya, dalam perjalanan dari Suriah, di sela-sela pertemuan rekonsiliasi agama-agama di Amman, Jordan.
White mengatakan bahwa dia telah menyampaikan peringatan terhadap seorang pejabat senior di kementerian luar negeri Inggris, namun tidak dengan kata-kata khusus.
Pada saat dihubungi AFP, seorang perempuan jurubicara kementerian luar negeri Inggris hanya mengatakan: 'pejabat yang ditanyai tidak menyebut adanya pembicaraan yang diduga dilakukan.'
Menurut White, pemimpin Al-Qaeda itu 'telah memberitahukan kepada saya mengenai bagaimana mereka berusaha menghancurkan Inggris dan Amerika. Dia mengatakan kepada saya, bahwa rencana-rencana telah dibuat dan mereka akan segera menghancurkan Inggris.'
"Dia, katanya, adalah orang-orang yang mengobatimu yang akan membunuhmu."
White mengatakan, bahwa lelaki yang menyampaikan peringatan itu, berumur sekitar 40-an tahun, mengatakan bahwa pada saat itu rencana-rencana tersebut akan dilakukan dalam pekan-pekan mendatang, dan akan menjadikan Inggris sebagai target pertama.
Dia tidak mempelajari identitas laki-laki itu sampai pertemuan itu berakhir, dan juga tidak membeberkan hal itu. (*/lpk)