Sharapova, yang absen dua bulan karena cedera bahu dan masih membutuhkan perawatan harian, bersusah-payah menghasilkan poin dari servisnya dan pada game keempat bisa lolos dari tiga break point sebelum melakukan double fault yang memberi keuntungan bagi Williams.
Melepaskan servis dengan kecepatan hingga 202 km/jam dan juga dengan tembakan bertenaga ke dalam semua bagian lapangan, unggulan ke-23 asal Amerika Serikat terlihat seperti Williams yang memenangi Wimbledon tiga kali, ketimbang seorang yang bersusah-payah pada awal putaran pada turnamen tahun ini.
Lima double fault dan 12 unforced error dari unggulan kedua Sharapova di set pertama membantu Williams meraih keunggulan mudah dan dia meneruskan dominasinya pada set kedua.
Penghentian pertandingan selama dua jam karena hujan terjadi di saat yang tepat bagi Sharapova ketika kedudukan 1-1 pada set kedua.
Dia mencoba bangkit dengan menghasilkan poin dari servisnya pada game ketiga yang menghabiskan lebih dari 20 menit dan memaksakan 13 deuce.
Namun Williams mencuri poin pada game ketujuh dan menghasilkan poin dari servisnya pada game kedelapan untuk unggul 5-3 sebelum membuat dua match-point.
Dia merebut tempatnya di perempatfinal pada match-point kedua saat forehand Sharapova, juara 2004, mendarat di net.
Pertandingan itu dimulai Selasa namun hanya tiga poin dimainkan sebelum hujan menunda pertandingan tersebut. (*/lpk)