< >

Harga Benih Subsidi Paling Tinggi Rp5000/Kg

Kamis, 05 Juli 2007 11:21
Kapanlagi.com - Dirjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Sutarto Alimoeso menegaskan harga benih padi bersubsidi paling tinggi Rp5000/kg.

"Oleh karena itu kalau ada produsen yang menawarkan harga diatas itu dalam pengadaan benih subsidi panitia pengadaa didaerah bisa menolaknya," katanya di Jakarta.

Hal itu dikatakan Sutarto menanggapi penilaian tersendatnya pengadaan benih bersubsidi di daerah karena harga yang ditawarkan produsen lebih tinggi dari taksiran harga (owner estimate/OE) yang dikeluarkan Deptan.

Dia mengatakan, berdasarkan OE harga gabah untuk benih biasanya 10% diatas harga gabah untuk konsumsi di pasar.

Jika saat ini harga gabah kering panen berdasarkan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp2000/kg maka harga di lapangan biasanya mencapai Rp2.200/kg.

Dengan kondisi tersebut, harga gabah untuk benih seharusnya hanya Rp2400-Rp2.500 atau paling tinggi Rp.3000/kg.

Sementara itu biaya proses pengolahan gabah untuk menjadi benih tak lebih dari Rp1.000/kg jika ditambah biaya penyusutan, kerusakan, pengeringan dan ongkos angkut maka paling tinggi harga benih Rp4000/kg.

"Kalaupun produsen mengambil keuntungan maka, harga benih seharusnya masih dibawah Rp5.000/kg," katanya.

Sutarto menegaskan, program pengadaan benih bersubsidi seharusnya tidak dijadikan kesempatan bagi produsen untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya.

"Program ini dimaksudkan untuk membantu petani mendapatkan benih berkualitas dengan harga yang wajar," katanya.

Menurut dia, program benih bersubisidi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai target peningkatan produksi beras nasional sebanyak 2 juta ton pada 20007. (*/rit)