National Oil Company menawarkan selusin kontrak untuk mengeksplorasi 41 blok gas di Laut Tengah, lembah Sirte di wilayah utara-tengah negeri ini, Cyrenaica lebih jauh ke-timur dan Murzek serta Ghdamess di selatan.
Blok-blok itu meliputi 72.500 kilometer persegi (hampir 28.000 mil persegi), katanya. Rincian blok-blok itu, yang berbeda dalam ukuran dari 2.000 hingga 10.000 kilometer persegi akan dipresentasikan kepada pihak-pihak yang berminat pada 8 Agustus di Tripoli dan 15 Agustus di London, tambahnya. Alokasi blok-blok itu diharapkan selesai pada Desember.
Ghanem mengatakan ini ke-empat kalinya Libya mengundang para pelaku tender untuk melakukan eksplorasi cadangan hidrokarbonnya, tetapi untuk pertama kalinya untuk eksplorasi gas alam.
Anggota OPEC, Libya merupakan produsen minyak terbesar kedua di benua Afrika senilai 1,7 juta barel per hari. Negeri ini juga mempunyai cadangan gas alam yang diperkirakan 1,314 miliar meter kubik.
Tripoli pada akhir Mei menandatangani eksplorasi US$900 juta dengan BP yang mana raksasa energi Inggris itu akan mengeksplorasi daerah sekitar 54.000 kilometer persegi terutama untuk gas, bahkan juga berharap menemukan ladang minyak.
Persetujuan itu dilaksanakan pada daerah Sirte dan di Ghdamess. Dengan berakhirnya sanksi PBB setelah keputusan dramatis pemimpin Libya Muammar Kadhafi pada Desember 2003 untuk meninggalkan program senjata pemusnah massalnya, eksplorasi minyak dan gas di negeri Afrika utara itu telah dilakukan pada langkah yang hingar-bingar.
"Ini lomba terhadap emas hitam kita," kata Ghanem baru-baru ini kepada AFP. "Kami sedang mengorganisirnya seperti Pesta Olimpiade...". (*/rit)