Pemberontak Gerakan Niger untuk Keadilan (MNJ), yang sebagian besar terdiri suku Tuareg dan suku-suku nomaden lain, menangkap Zhang Guohua, eksekutif pada Perusahaan Nuklir Uranium China Internasional (Sino-U), pada Jum`at lalu di dekat kota oasis Ingall.
Kaum pemberontak menuduh Sino-U membantu dana pembelian senjata pemerintah untuk menumpas pemberontakan mereka dan pihaknya mengatakan, penculikan Zhang berarti sebagai peringatan.
Zhang `sekarang ada di tangan suku Tuareg dan kehidupannya tidak dalam ancaman,` kata Harian China, mengutip kebudataan besar China di Niger menjelaskan Sabtu, tanpa menjelaskan bagaimana kedutaan menerima informasi itu.
Seorang pejabat perusahaan di beijing mengatakan, dia tak bisa berkomentar apapun.
Sejak Februari, MNJ telah melancarkan serangkaian serangan terhadap militer dan pertambangan, berkaitan dengan kekhawatiran mereka atas kekayaan tambang di Niger utara, yang merupakan pusat bagi industri tambang uranium keempat terbesar di dunia, yang menewaskan sedikitnya 33 tentara.
"Kami menuntut bahwa semua negara dengan warganya yang berada di zona konflik, yang berada di sana untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber-sumber pertambangan (dan bukan proyek-proyek pembangunan) agar memerintahkan mereka cepat pergi ... demi keamanan mereka," kata MNJ dalam satu pernyataan di situs Web-nya. (*/rsd)