
"Gak ada apa-apa," jawabnya saat ditanya. "Della itu temen lama, dulu temen jalan, dengan Jocky-pun aku kenal bahkan pernah jalan bareng juga. Della adalah sahabat yang menggemaskan bagi saya dan sudah tak ketemu, hampir satu satu tahun, sekali ketemu dua puluh juta," sambungnya secara berseloroh.
Secara pribadi kedatangan Agus ke acara lelang,karena ia sangat interest dengan masalah pendidikan. "Untuk masalah yang satu ini saya sangat interest sampai kapanpun dan saya mendengar acara ini diselenggarakan untuk kelangsungan pendidikan adik-adik Alda. Dan kalaupun kurang dukungan mungkin karena keadaan saja terkait dengan perhitungan ekonomi juga dan kebutuhan sosial di Indonesia juga tidak hanya di sini, banyak temen-temen yang mengalokasikan yang lain," tanggap Agus mengenai sepinya kalangan artis yang hadir.
Ironi mungkin, Alda yang akar rumputnya artis pop namun yang berdatangan mayoritas artis dangdut. Bagi Agus yang berencana menyabet gelar S3-nya di salah satu perguruan tinggi negeri tanah air, memandang ini sebagai kelebihan dari orang-orang dangdut. "Sebagai orang yang lahir antara pop dan dangdut, saya melihat dangdut memang lebih guyup dalam masalah ini. Kalau pop tidak bisa digoyang sama-sama, namun kalau dangdut kalau goyang sama-sama," pungkasnya. (kpl/wwn)
Lihat Profil: Agus Dhukun, Della Puspita, Alda Risma