Dan tak berlebihan bila dikatakan bahwa Masayu, yang secara 'sukarela' memperlihatkan beberapa bagian tubuh indahnya, dapat menghidupkan alur film yang diangkat dari novel karya Sekar Ayu Asmara, yang juga berperan sebagai penulis skenario dalam film ini.
Bagi Masayu, keberanian mengambil peran tersebut tak lain dianggap sebagai satu tahapan untuk melepas 'stereotip' yang selama ini melekat hanya sebagai pemain ABG.
"Ini satu karakter berbeda dari selama ini aku jalani sebagai ABG dan aku harap ini bisa mengubah pandangan orang. Dan aku juga tidak peduli dengan pikiran orang tentang peran tersebut, apa mau nafsu atau apa, tergantung pikiran mereka," ujar Masayu, saat gala premiere film yang memasang Dimas Seto dan Julie Estelle sebagai pemeran utama, di MPX Grande - Blok M, Selasa (17/7).
Tentu ini bukan hal mudah untuk dilakoni Masayu, apalagi hal ini cukup bertentangan dengan norma ketimuran kita. Tapi ternyata Masayu melakukannya dengan sangat total.
Terinspirasi liukan tubuh Demi Moore dalam film STRIPTEASE, mantan kekasih Jonathan Frizzy ini juga begitu gemulai dalam kostum seragam sekolah, suster, koboy, polisi sampai geisha. Bahkan detil tarikan nafas sensualnya pun begitu nyata. Sepertinya tak sia-sia sampai dia rela menggunakan jasa guru tari.
Walau sempat ragu saat ditawari untuk memainkan karakter tersebut, namun Masayu mengaku puas. Apalagi salah satu adegan menari di atas orang sakit, Masayu melakukan sampai 4 kali take untuk bisa mendapatkan gambar yang sempurna.
Film yang sudah lolos sensor ini bagi Masayu secara pribadi dijadikan fase peralihan dari ABG ke dewasa. "Aku puas walau belum lihat hasilnya," ujarnya. Namun begitu, Masayu pantas diberikan applaus atas keberaniannya. (kl/wwn)
Lihat Profil: Masayu Anastasia, Sekar Ayu Asmara, Dimas Seto, Julie Estelle, Demi Moore, Jonathan Frizzy
gw kadang2 sk gak abis pkir ama artis2 skrg, knp krn hanya materi mreka mau buka2 aurat..mreka pasti orang beragama, dan yg pasti sdikit2 mreka ngerti ttg ajaran agama mreka.n buat LSF please lebih2 selektif lagi untuk meluluskan sebuah film ke pasar, krn stlh beredar di bioskop tdk hnya org dwsa aja yg ntn tp anak kecil jg bs ntn..SAVE YOUR RELIGION N SAVE YOUR COUNTRY!!!
film indonesia era baru skrg sdh dimulai. terlepas dr melanggar etika timur ato tdk, tp satu genre baru sdh muncul. aku senang varian2 baru dr film indonesia, cuma memang hrs menambah wawasan dan cerita dr berbagai aspek kehidupan riil, mis. kisah pahit getirnya gerilya separatis dan pihak TNI dr sudut kemanusiaan, tak cuma kehidupan anak muda. maju terus film indonesia
gitu tuh, klu dah ga laku, adaaa aza kerjaan buat naikin popularotas, napa ga skalian adegan porno aza kayak maria eva pasti lebih bagus.... k'sian dech lo.., emank dikira publik akan suka...., lw salah besar..,
ya..ya..ya.. see tuu juu !!!
itu namanya artis bisanya cuman MENANG GAYA KALAH ANGKA. coba adu otaknya hmmm... :-|E!