< >

PGN – PLN Teken Perjanjian Pembelian Gas

Rabu, 18 Juli 2007 07:52
Kapanlagi.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, (PGN) dan PT PLN (Persero) telah menandatangani sejumlah perjanjian gas yang dialirkan melalui pipa transmisi jalur Sumsel-Jabar (South Sumatera West Java/SSWJ).

Sekretaris Perusahaan PGN Widyatmiko Bapang dalam siaran pers di Jakarta, Selasa mengatakan, penandatanganan tersebut meliputi dua perjanjian Pengangkutan Gas (Gas Transportation Agreement/GTA) dan Perjanjian Jual Beli dan Penyaluran Gas (Gas Sales and Purchase Agreement/GSPA) untuk keperluan PLTGU Muara Tawar, Jabar dan PLTGU Cilegon, Banten.

Dalam penandatanganan yang dilakukan beberapa hari lalu tersebut, PGN diwakili Dirut Sutikno dan PLN oleh Dirut Eddie Widiono.

Menurut dia, perjanjian GTA pertama yakni pengangkutan gas ke Muara Tawar menggunakan pipa SSWJ jalur Grissik-Pagardewa-Labuhan Maringgai-Muara Bekasi dengan sumber gas berasal dari lapangan produksi gas milik Hess di Jambi Merang.

"Kewajiban pengangkutan gas PGN akan dimulai dari titik penerimaan gas atau receipt point di Grissik, Sumatera Selatan sampai dengan titik penyerahan gas atau delivery point di Muara Bekasi," katanya.

PLN, lanjutnya, akan membangun sendiri pipa gas dan menyediakan fasilitas untuk menghubungkan sumber gas di Jambi Merang ke Grissik dan dari Muara Bekasi ke PLTGU Muara Tawar.

"Perjanjian ini berlaku selama 12 tahun dan penyalurannya dimulai pada 31 Desember 2009 dengan toll fee sebesar 1,47 per ribu kaki kubik (MSCF) sesuai ketetapan BPH Migas," katanya.

Sedang, GTA kedua mencakup pengangkutan gas yang berasal dari Lapangan Singa di Sumatera Selatan, milik Medco, dengan menggunakan pipa transmisi gas bumi SSWJ jalur Pagardewa-Labuhan Maringgai-Bojonegara.

Melalui GTA itu, Widyatmiko mengatakan, PGN akan mengangkut gas dari titik penerimaan gas di Pagardewa, Sumatera Selatan sampai dengan titik penyerahan gas di Bojonegara, Banten.

Sedangkan untuk keperluan pengangkutan gas dari Lapangan Singa ke Pagardewa serta dari Bojanegara ke PLN Cilegon akan dibangun PLN sendiri.

"Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu selama sembilan tahun dan penyalurannya dimulai pada 7 April 2009," ujarnya.

Sedang, untuk GSPA, lanjut Widyatmiko, PGN akan menjual gas sebanyak 50 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari sumber Lapangan Grissik milik ConocoPhillips, selama lima tahun dengan harga 4,5 per juta British thermal unit (MMBTU) pada dua tahun pertama.

Setelah dua tahun sampai dengan akhir kontrak, harga gas akan mengikuti harga gas PGN yang berlaku.

"Gas yang dijual kepada PLN ini merupakan bagian dari gas yang dibeli PGN dari ConocoPhillips sebesar 400 MMSCFD, sekaligus diangkut dengan titik penyerahan di Muara Bekasi," katanya.

Untuk perjanjian yang penyalurannya dimulai pada tanggal 1 April 2008 ini, lanjut Widyatmiko,PLN akan membangun pipa sendiri dari Muara Bekasi ke Muara Tawar. (*/rsd)