< >

Lorena Air Percayai MAS Engineering Rawat Pesawatnya

Rabu, 18 Juli 2007 19:15
Kapanlagi.com - Lorena Air mempercayakan MAS Engineering untuk merawat enam pesawat Boeing yang akan dioperasikan pada September 2007, di tengah turunnya kepercayaan internasional terhadap aspek keselamatan angkutan udara Indonesia.

Kontrak penandatanganan kerja sama antara Lorena Air dengan MAS dilakukan oleh CEO Lorena Air Eka Sari Lorena Surbekti dengan Senior GM MAS Engineering Mohd Roslan Ismail disaksikan oleh CEO Malaysia Airlines (MAS) Idris Jala dan Preskom Lorena Air GT Surbekti dan Direktur Keselamatan Penerbangan Malaysia Suhaimi Abdul Ghani, di Bandara Subang, Malaysia, Rabu.

Lorena Air telah memberikan MAS kontrak untuk merawat dan memelihara pesawat-pesawat Boeing Lorena Air antara tahun 2007-2010 dengan nilai US$48 juta.

Lorena Air sendiri akan memulai operasi komersialnya pada September 2007 dengan melayani rute domestik yakni Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado, Palembang, dan Kuala Lumpur dengan basis operasi di Jakarta. Rute internasional yang menjadi target adalah Perth, Sydney dan Singapura.

Baik Eka Sari dan Idris Jala mengemukakan, pada masa mendatang, MAS dan Lorena akan bekerjasama di bidang penerbangan komersial.

"Kami berharap ke depan, MAS dan Lorena Air bisa bekerjasama misalkan membawa penumpang dari Kuala Lumpur menuju Bojonegoro atau Madura, dimana penerbangan domestik diserahkan kepada Lorena Air," kata Eka.

CEO MAS Idris Jala juga berharap hal yang sama. "MAS juga banyak melakukan kerjasama operasi dengan penerbangan lainnya dalam mengantisipasi globalisasi ekonomi dan bertujuan untuk memberikan kerjasama saling menguntungkan," katanya.

Di Indonesia, Lorena merupakan perusahaan bus antar-kota terkemuka. Selama hampir 38 tahun, armada Lorena telah mencapai 500 bus penumpang dan jasa express courier yang mengangkut rata-rata dua juta kg per hari.

Sedangkan MAS Engineering mulai beroperasi sejak 1972 dan kini telah memiliki lima hanggar dengan peralatan yang penuh dan canggih. Kini MAS Engineering mengelola 84 pesawat penumpang milik perusahaan penerbangan Malaysia di antaranya B-747-400, B-777-200, A330-200/300, B-737-400 dan Fokker 50.

MAS Engineering telah mendapatkan sertifikat antara lain dari Departemen Transportasi Malaysia, European Aviation Safety Agency (EASA) dan Federal Aviation Administration (FAA).

"Kami kini dipercaya memelihara pesawat-pesawat dari 80 penerbangan asing dengan lebih dari 200 pesawat," kata Roslan. (*/rsd)