Kepada pers usai rapat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres Jakarta, Rabu, Sofyan mengatakan bahwa terdapat sejumlah persoalan yang mengganjal.
"Persoalan yang utama adalah mengenai pembiayaannya. Tapi intinya pemerintah harus tetap jalan (berharap tetap jalan-red)," katanya.
Dalam rapat yang diikuti pula oleh Direktur Utama PLN Eddie Widiono dan Menteri Perindustrian Fahmi Indris, diputuskan bahwa pemerintah akan mengirim satu tim untuk bernegosiasi dengan investor dari China terkait pembiayaan proyek.
Program pengadaan listrik 10.000 MW tersebut telah dirintis antara pemerintah Indonesia dengan China, namun pelaksanaan proyek tersebut masih mengalami banyak kendala.
Menurut Sofyan, apa yang sudah ada dalam kontrak harus tetap dilaksanakan. Ketika ditanya mengenai perkembangan terakhir atas kelanjutan proyek itu, Sofyan mengatakan ada dua isu utama yakni terkait kontrak yang telah ditenderkan dan tidak ada masalah Sedangkan isu kedua terkait masalah pembiayaan.
Mengenai tim yang akan melakukan negosiasi ulang mekanisme pembiayaan proyek dengan investor China, ia mengatakan bahwa tim itu akan segera berangkat ke China pada pekan depan.
Tim tersebut terdiri dari perwakilan Departemen Keuangan dan departemen teknis terkait. (*/rsd)