< >

Tahun Depan Bulog Yakin Mampu Laksanakan Resi Gudang

Kamis, 19 Juli 2007 07:22
Kapanlagi.com - Perum Bulog menargetkan pada 2008 mampu melaksanakan resi gudang sebagai penjaminan kredit.

Dirut Perum Bulog, Mustafa Abubakar di Jakarta, Rabu, mengatakan, saat ini BUMN tersebut memiliki gudang berkapasitas total empat juta ton.

Bulog, tambahnya, akan menyediakan 20 % gudangnya untuk digunakan penjaminan kredit dalam bentuk resi gudang.

"Kita menargetkan periode konsolidasi Bulog enam bulan ke depan selesai, sehingga pada 2008 sudah bisa dilaksanakan. Sekarang kita sedang menyiapkan gudang-gudang kita," katanya.

Mustafa mengatakan, 20 % gudang milik Bulog yang tidak terpakai itu bisa dipakai bersama dengan pihak luar.

Menurut dia, kapasitas sebesar 20 % dari empat juta ton total kapasitas gudang Bulog atau sebesar 800 ribu ton, tersebut merupakan angka yang cukup besar untuk dikerjasamakan.

Dia mengakui, Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan pelaksana UU No 9/2006 tentang Resi Gudang sudah disahkan pada akhir Juni lalu, namun hingga sekarang Bulog belum selesai membuat konsep detil mengenai resi gudang.

Mustafa mengatakan sejumlah bank BUMN seperti PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI) serta Bank Bukopin akan terlibat dalam kerja sama tersebut.

"Kita akan bekerja sama dengan tiga bank yakni BRI, Bank Bukopin dan Bank Mandiri, kemarin kita juga sudah bertemu Dirut BNI Pak Sigit, tampaknya BNI juga tertarik untuk bekerja sama," katanya.

Pihak lain yang berminat menggunakan gudang milik Perum Bulog, tambahnya, adalah PT Pos Indonesia yang membutuhkan gudang untuk media penyimpanan paket BUMN tersebut.

Dikatakannya, tiga pekan lalu PT Pos datang ke pihaknya meminta kerja sama gudang karena perusahaan itu perlu gudang penyimpanan untuk paket kirimannya khususnya alat-alat berat yang membutuhkan penyimpanan yang luas.

"Saya bilang silakan kita kan sesama pemerintah," katanya. (*/rsd)