< >

BP Migas Setujui 22 POD

Jum'at, 20 Juli 2007 09:57
Kapanlagi.com - Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) telah menyetujui 22 plan of development (POD) yang diajukan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

Deputi Perencanaan BP Migas Ahmad Luthfi kepada wartawan di Jakarta, Jumat mengatakan, dari 22 POD itu maka 12 di antaranya akan memulai produksi tahun 2007.

"Delapan lainnya mulai produksi 2008 dan dua sisanya tahun 2009," katanya.

Ke-12 POD yang ditargetkan mulai produksi 2007 adalah revisi Oyong yang dikelola Santos, sumur nomor 32, 38, 39, dan 54 (Kodeco), Bentu (Kalila), Pangkah (Hess), Bakau (Petroselat), Peciko (Total), Tranche 3 untuk Pupuk Kujang (BP ONJW), Soka (Medco), Tunu Fase 12 (Total), South Belisa Water Flood (Chevron), Pondok Tengah (Pertamina EP), Kota Batak (Chevron).

Sedangkan, POD dengan target produksi mulai 2008 adalah Tangguh (BP), Senoro (Medco), North Belut (ConocoPhillips), North Duri (Chevron), Kerenden (Elnusa), Pulau Gading dan Sungai Kenawa (JOB Pertamina-Hess), Cepu (ExxonMobil), dan Singa (Medco).

Sisanya, POD yang disetujui dengan jadwal produksi 2009 adalah Batur (EMP Terangsirasun) serta Kedung Tuban dan Randublatung (Pertamina EP).

"Rata-rata puncak produksi minyak adalah antara 2.150-160.000 barel per hari dan gas antara 55-1.080 MMSCFD (juta kaki kubik per hari)," katanya.

Puncak produksi minyak tertinggi berasal dari Blok Cepu sebesar 160.000 barel per hari dan terkecil milik Kodeco sebanyak 2.150 barel per hari.

Sedang, puncak produksi gas terbesar dari Tangguh 1.080 MMSCFD dan terkecil dari Bentu 55 MMSCFD. (*/rit)