"Kami setelah memberi rekomendasi pencairan kredit senilai sekitar Rp10 miliar itu, yang antre untuk mendapatkan kredit serupa ke BPD Cabang Denpasar tidak kurang 600 pemohon," kata Kepala Dinas Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kota Denpasar, Drs AA Ngurah Rai Iswara MSi, Jumat.
Disebutkan bahwa pola kredit tanpa agunan bagi usaha mikro kecil dan anggota koperasi itu berhasil diwujudkan setelah melalui kerjasama antara Pemkot Denpasar dengan Bank Pembangunan Daerah Bali.
Walikota Denpasar AA Puspayoga, berdasarkan persetujuan DPRD setempat menginvestasikan dana APBD sebesar Rp1 miliar ke BPD Bali. Kemudian BPD Bali bersedia mengucurkan kreditnya dengan jaminan Pemkot senilai Rp10 miliar.
"Kami masih mengusulkan penambahan investasi melalui perubahan APBD yang tengah dibahas sebesar Rp500 juta. Sehingga nantinya BPD siap mengucurkan tambahan kreditnya lagi hingga total senilai Rp15 miliar," katanya.
Mengingat antrean pemohon tak sebanding dengan rencana tambahan penyaluran kredit tahun ini, Walikota Denpasar akan kembali mengusulkan tambahan investasi ke BPD melalui APBD 2008.
Menurut Rai Iswara, kredit yang disalurkan bervariasi, yakni di bawah Rp5 juta bunga 4 % per tahun, sampai Rp10 juta bunga 6%, sampai Rp30 juta bunga 8% dan maksimal 50 juta bunga 10% per tahun.
Penerima kredit dari kalangan usaha warung, 51 koperasi yang memiliki 700 anggota UMK, hingga kalangan pedagang korban kebakaran Pasar Kumbasari yang memperoleh kredit maksimal Rp50 juta.
Melalui kerjasama dengan BPD Bali, Pemkot Denpasar sebagai penjamin kredit atau SPN (sarana penjamin kredit), membuat tiga kategori pemohon kredit kalangan warga setempat yang memiliki usaha.
Dari kalangan yang tidak punya modal dan tak memiliki barang yang bisa dijaminkan, kalangan yang perlu penambahan modal dan tidak punya harta yang bisa dijaminkan, hingga pengusaha yang memiliki barang yang bisa dijaminkan.
"Melalui upaya ini, prinsip untuk bisa melayani semua lapisan masyarakat bisa tercapai," tambah Rai Iswara seraya menyebutkan bahwa Walikota Puspayoga tak ingin mengecewakan warga Denpasar yang telah memberikan dukungan. (*/rsd)