"Kami sudah mengontak para artis itu dan sejauh ini mereka menyatakan siap datang untuk menghibur masyarakat kota Timika," kata Ketua Forum Masyarakat Kota Timika (Markot), Drs Hironimus Taime, Minggu (22/7).
Menyambut dua hari besar itu, menurut Taime, terdapat sejumlah kegiatan yang digelar berupa pasar malam, panggung hiburan, gawang mini,penyuluhan HIV/AIDS dan Narkoba yang bekerjasama dengan jajaran Polres Mimika.
Khusus untuk pasar malam yang digelar di Lapangan Jayanti Sempan Kampung Inauga telah berlangsung sejak 23 Juni lalu hingga 4 Agustus mendatang yang diisi dengan sejumlah permainan ketangkasan bukan judi.
"Tidak ada kegiatan judi. Kami melibatkan unsur TNI, Polri, PNS, Hansip, Karang Taruna dan masyarakat dalam kepanitiaan. Animo dari masyarakat Timika sangat tinggi selama kegiatan pasar malam berlangsung mengingat hiburan di Timika sangat terbatas," jelas Taime.
Adapun hari jadi kota Timika, kata Taime, dihitung sejak hadirnya Kantor Pembantu Bupati Fakfak di Timika pada 3 Agustus 1983 yang membawahi tiga kecamatan yaitu Mimika Timur, Mimika Barat dan Agimuga.
Sebelumnya di Timika hanya ada tiga kampung yaitu Kwamki Baru,Koperapoka dan Inauga. Lama kelamaan penduduk dari berbagai suku bermigrasi ke Timika bersamaan dengan makin berkembangnya operasional PT Freeport Indonesia (PTFI). "Setelah mengalami perkembangan yang sangat pesat Pemerintah Kabupaten Fakfak menetapkan Timika sebagai kantor pembantu bupati yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Kabupaten Mimika," tutur Taime. (*/boo)
Lihat Profil: Edo Kondologit