< >

Perahu Wartawan Terbalik di Kotabaru, Enam Kamera Tenggelam

Senin, 23 Juli 2007 19:01
Kapanlagi.com - Musibah terbaliknya kapal yang ditumpangi kru wartawan elektronik di Perairan Tanjung Lalak, Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, di Provinsi Kalimantan Selatan mengakibatkan lima kamera TV dan 11 handphone (HP) ditambah satu kamera foto ikut tenggelam.

Informasi yang dihimpun Senin barang-barang elektronik tersebut adalah milik wartawan televisi swasta, TVRI Banjarmasin, wartawan Suara Saijaan, tidak dapat diselamatkan dalam musibah terbaliknya Merlin 05 setelah tiga kali dihantam gelombang setinggi sekitar tiga meter.

"Kami bersyukur semuanya bisa selamat atas pertolongan masyarakat Tangjung Lalak," kata Budi Ismanto wartawan Metro TV yang turut menjadi korban peristiwa tersebut.

Para wartawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kotabaru Sjachrani Mataja yang siap membantu, atas nama kru wartawan Budi juga mengucapkan terimakasih karena akan dibantu atas kerugian yang diderita para wartawan elektronik tersebut.

Menurut Budi, rombongan wartawan TV tersebut usai meliput acara Bupati Kotabaru dalam acara wisata budaya lomba perahu katir dan syukuran.

Sebelum kejadian, setelah mengantarkan rombongan bupati ke Pulau Kerasian dari Pulau Kerayaan, speedboat Marlin 05 kembali ke tempat penginapan di Pulau Kerayaan untuk mengantarkan kru wartawan kembali ke Tanjung lalak untuk pulang ke Kotabaru.

Sebelum sampai di dermaga Tanjung Lalak, sekitar 50 meter kapal bantuan dari Direjen Kelautan untuk Dinas Perikanan dan Kelautan Kotabaru tersebut miring setelah dihantam gelombang setinggi 3 meter dari arah lambung sebelah kanan.

Dalam posisi akan berbelok ke arah dermaga, kapal langsung mering ke kiri, disusul gelombang yang kedua dan ketiga badan kapal langsung terbalik bersama semua penumpang dan barang-barang bawaan termasuk elektronik.

Namun beruntung, dalam suasana tersebut masyarakat yang sedari tadi memperhatikan kedatangan kapal tersebut langsung berhambur memberikan bantuan dengan menggunakan perahu, speedboat dan balapan.

"Untung Mukmin seorang ABK, langsung menyelam mencari salah seorang penumpang yang tidak terlihat muncul dipermukaan dari 12 penumpang kapal," kata Nanta Ajudan Bupati. Setelah menyelam dan dicari di dalam air, ABK tersebut melihat seorang gadis yang bernama Kiki sedang memegang dengan erat mesin kapal yang tenggelam, dan Mukmin langsung menarik orang tersebut dan mengangkatnya ke permukaan.

Mukmin bersyukur semua penumpang dapat diselamatkan dalam musibah tersebut. Yang ada dibenak Mukmin saat itu bagaimana jika ada korban, dan ia pasti akan mempertanggungjawabkan semuanya.

Sementara itu, nama-nama penumpang dalam kapal yang naas tersebut diantaranya, Redaktur TVRI Kalimantan Selatan Dadang Laksana, reporter TVRI Kalsel Rizky Amalia, Dedy Nopriansyah, Apryanto, Fauzy dan Muhammad. Sedangkan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kotabaru H Iman Rahman, Juhari dan Toni.

Kemudian dari Kantor Informatika dan Komunikasi Subrantas. Dalam kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (*/rsd)