Polres Lebak Ungkap Pembunuhan Sadis Delapan Orang
Kapanlagi.com - Polres Lebak berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap delapan orang oleh dukun pengganda uang di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, yang dilakukan pada Bulan Mei dan Juli 2007. "Delapan orang dibunuh secara sadis lalu dikubur di Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, oleh dukun pelipat-ganda uang itu," kata Kabag Bina Mitra Polres Lebak, Kompol Abidin Said, Selasa. Sementara hasil penyelidikan, katanya, dua dari enam yang ditangkap, Usep (33) warga Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak dan Oyon (42) warga Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, yang belakangan diketahui seorang dukun pelipat-ganda uang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan delapan warga Tangerang dan Pandeglang itu. Sedangkan empat lainnya kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Lebak yakni penggali kubur Sukarma (43) dan anaknya Muktar (20) juga pembantu penggali kubur Yana Supriyatna (16) dan Nurfalih (18), semua warga Desa Cikareo, Cileles, Kabupaten Lebak. "Sampai saat ini baru tiga mayat yang ditemukan di Desa Cikareo, Cileles, dan kini sedang diangkat dari kuburannya, diperkirakan lebih dari tiga mayat lagi yang dikubur di sekitar tempat ini," katanya. Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan dukun palsu pelipat-ganda uang itu, kata dia, kemungkinan memakan korban banyak karena berdasarkan laporan sementara sebanyak delapan orang yang telah dibunuh lalu di kubur di Kecamatan Cileles. Korban-korban yang dibunuh tersebut pada bulan yang berbeda, yaitu Anto, Samali, Masrun dibunuh sekitar bulan Juli 2007, sedangkan On, Solikin, Imik, Zam-zami dan Yudhi, semuanya warga Tangerang serta Umron warga Kabupaten Pandeglang, dibunuh pada Bulan Mei 2007. Mayat korban yang sudah dikubur tersebut kini tengah diangkat petugas dibantu warga di Desa Cikereo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak. Menurut Abidin, terungkapnya kasus pembunuhan berencana itu berawal dari laporan Dewi (40), warga Tengerang yang suaminya hampir dua minggu menghilang setelah diajak oleh Usep warga Cileles, Kabupaten Lebak. Usep salah seorang dukun yang bisa melipat-gandakan uang itu. "Dari laporan itulah akhirnya polisi dapat mengungkap kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Usep Cs ," katanya. (*/cax) |