
"Taufik dan Rendra telah menjadi sahabat saya sejak lama," kata Anwar Ibrahim di Jakarta, Selasa (24/7).
"Memang tidak seluruhnya, hanya sepenggal-sepenggal saja. Yang paling saya hafal adalah puisi Taufik Ismail berjudul Mahasiswa, yang kurang lebih isinya seperti ini 'mahasiswa takut dosen, dosen takut rektor, rektor takut menteri, menteri takut presiden dan presiden takut mahasiswa'," katanya.
Menurut Ibrahim, Malaysia memang pada mulanya banyak menimba ilmu kesenian dari Indonesia. "Ibunda saya yang tidak fasih berbahasa Inggris, ketika itu amat familiar dengan novel-novel dari Indonesia, seperti karya Abdoel Moeis ataupun novel bertajuk Siti Nurbaya," katanya.
Ia mengatakan, ketika generasinya mulai bertumbuh, Ibrahim banyak mendapatkan bahan bacaan dari Indonesia, sehingga banyak sekali ilmu-ilmu seni dan ilmu lainnya yang telah meresap dalam dirinya. "Selain ilmu kesenian, Malaysia juga banyak menimba ilmu dari Indonesia tentang ilmu-ilmu ke-Islaman," tambahnya. (*/boo)
Lihat Profil: Taufik Ismail, W.S Rendra
saya sering membaca karya yang anda buat saya merasa bangga karena negara ini...memiliki sastrawan seperti anda...saya tunggu karya-karya anda yang lain...semoga sukses selalu....amin...