Rally Layar Internasional Sail Indonesia ini merupakan yang terbesar di Asia dengan jumlah armada kapal mencapai 124. Mereka berasal dari 74 negara di dunia.
Haning yang baru tiba dari Jakarta itu menambahkan, telah mengadakan pertemuan dengan Dirjen Bea Cukai, Dirjen Destinasi Pariwisata, Perhubungan Laut dan TNI Angkatan Laut dan menyepakati bahwa para peserta tidak diwajibkan untuk memberikan jaminan apa-apa selama berada di Indonesia.
"Kami baru saja mengadakan pertemuan di Jakarta dan tidak ada jaminan apa-apa. Dirjen Bea Cukai telah mengeluarkan surat ijin impor kapal bagi peserta Sail Indonesia. Jadi tidak perlu ada jaminan uang kepada Bea Cukai," katanya.
Artinya, semua peserta Sail Indonesia yang masuk ke wilayah perairan Indonesia adalah sah. Tidak ada masalah dengan ijin dari Bea Cukai, kata Haning.
Mengenai fasilitas pendukung, dia mengatakan, Dinas Pariwisata NTT telah melakukan koordinasi dengan semua instansi terkait untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan peserta Sail Indonesia.
Kebutuhan yang sudah dipersiapkan diantaranya, warung telekomunikasi/internet, BBM untuk kebutuhan armada kapal peserta Sail Indonesia serta kebutuhan lain yang diperlukan, katanya.
Dia mengatakan, setelah para peserta tiba seluruhnya di Kupang yang telah ditetapkan sebagai entry port, akan dilakukan yang ditandai dengan pembukaan NTT Expo I 2007 di pelataran Flobamora Mall Kupang.
Pada peserta akan meninggalkan Kupang menuju Kabupaten Alor serta daerah lain di Nusa Tenggara Timur pada 4 Agustus mendatang, katanya. (*/rsd)