< >

Harga Minyak di Asia Bertahan di Kisaran US$75 Per Barel

Jum'at, 27 Juli 2007 10:59
Kapanlagi.com - Harga minyak di Asia, Jumat, bertahan kisaran US$75 per barel setelah bergerak naik turun di pasar AS, Kamis, kata kalangan pialang.

Pada 10:40 am (0240 GMT), kontrak utama berjangka minyak jenis ringan di New York untuk pengiriman September naik 33 sen menjadi US$75,28 per barel dari US$74,95 pada perdagangan terakhir di AS.

Kontrak minyak sempat melonjak di atas US$77 pada awal sesi perdagangan di AS, mendekati level tertinggi sejak Agustus lalu, kemudian anjlok setelah Wall Street mengalami salah satu kejatuhan terburuk tahun ini karena kekhawatiran mengenai pasar rumah dan kredit macet.

Minyak Laut Utara Brent untu pengiriman September juga naik 37 sen menjadi US$75,55 per barel setelah diperdagangkan pada kisaran US$77 di London.

Kisaran US$75 "lebih sejalan dengan kondisi fundamen," kata Steve Rowles, analis di CFC Seymour di Hong Kong.

"Pada akhir perdagangan sehari, kalangan cadangan lebih tinggi dari pada posisi pada tahun lalu," kata Rowles. Dia menambahkan permintaan memang meningkat, tetapi suhu geopolitik sedikit menurun.

"Saya fikir, yang harus kita lanjutkan akan melihat harga minyak mentah sedikit turun," katanya.

Meski topan mulai datang di AS bulan depan, harga minyak mentah dapat anjlok menjadi US$65 pada akhir pekan, katanya. (*/rit)