"Kami baru tahap menyurati BPOM dan menunggu surat edaran resmi dari badan itu sebelum melakukan sosialisasi seruan tersebut," kata Kepala Disperindag Kota Batam Ahmad Hijazi, di Batam, Jumat.
Penarikan produk makanan dan obat-obatan dari pasar merupakan kewenangan pegawai negeri penyidik sipil BPOM, sedang aparat Disperindag Kota Batam hanya akan sebatas membantu, katanya.
Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib BPOM menerbitkan surat yang menyatakan tujuh merek gula-gula dan manisan impor dari China, mengandung formalin.
Dalam surat No. KH.01.04.53.094, 24 Juli 2007, BPOM menyebutkan yang dimaksud adalah permen (gula-gula) White Rabbit Creamy Candy, Kimboy, Classic Candy, Blackcurrant, White Rabbit dan plum yang semuanya tak berizin edar, serta permen White Rabbit bernomor Depkes RI SP No.231/10.09/96.
Kadisperindag Kota Batam menyatakan bila sudah menerima penegasan berupa surat resmi, maka akan memasyarakatkan peringatan BPOM kepada khalayak dan pedagang.
Formalin berasal dari larutan formaldehida yang berfungsi sebagai stabilisator dan bersifat disinfektan, dan dapat menyebabkan kanker bagi manusia bila takaran konsumsinya melebihi ambang batas.
Juli tahun ini Otoritas Pengawas Makanan dan Obat-Obatan Filipina menyatakan permen-permen White Rabbit harus ditarik karena mengandung formalin.
Mereaksi peryataan tersebut, produsen gula-gula White Rabbit, Guan Sheng Yuan, membantah dengan mengemukakan hasil pengujian tim independen menyatakan sampel yang disiapkan untuk diekspor tidak mengandung bahan beracun.
Badan Makanan-Pertanian dan Ternakan Singapura (Singapore Agri-Food and Veterinary Authority/AVA), pekan silam menyatakan, White Rabbit Creamy Candy-- satu-satunya jenis yang diimpor Singapura dari China--aman dikonsumsi.
Tidak ada bukti untuk memberi kesan bahwa formaldehida (formaldehyde) telah ditambahkan ke dalam produk tersebut sebagai pengawet, demikian AVA yang dipublikasikan Chanel News Asia, 21 Juli 2007.
Tahun silam Singapura mengimpor 275 ton White Rabbit Creamy Candy.
Sejak 1943
Gula-gula White Rabbit Creamy bermula dari Aipixi Candy Factory, Shanghai, China, sejak 1943.
Perusahaan itu pada tahun 1950-an dijadikan badan usaha milik negara dan sejak 10 tahun terakhir berada di bawah Grup Guan Sheng Yuan.
Produk gula-gula susu tersebut dikemas menggunakan gambar Mickey Mouse dan dinamai Mickey Mouse Sweets, dan diimpor 40 negara negara di Asia, AS dan Eropa, demikian Ensiklopedi Bebas Wikipedia..
Diiklankan dengan kalimat "Tujuh Permen Setara dengan Secangkir Susu", permen "Si Kelinci Putih" sudah lebih setengah abad menjadi salah satu suguhan di rumah-rumah tangga yang merayakan Tahun Baru China,
Tahun 1972, Perdana Menteri Zhou Enlai menghadiahkan permen-permen White Rabbit kepada Presiden Amerika Serikat Richard Nixon yang berkunjung ke negerinya. (*/rit)