KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Penandatanganan dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal Departemen Pekerjaan Umum, Roestam Sjarief dengan Direktur PT Trans Jabar Tol, Bram Subiandoro.
Saat ini sudah 19 investor yang menandatangani PPJT dan PPJT ini merupakan PPJT terakhir untuk ruas tol hasil tender tahun 1997.
Dalam sambutannya, Roetam Sjarief mengatakan secara kasat mata ruas ini sangat menjanjikan. Dilihat dari kepadatan yang terjadi pada jalan yang ada (jalan arteri), ruas tol ini cukup menjanjikan, kata Roestam Sjarief.
Pembangunan tol Ciawi-Sukabumi membutuhkan investasi senilai Rp4,9 triliun dimana Rp725 miliar digunakan untuk pembebasan lahan.
Pembebasan tanah ditargetkan dapat dilakukan selama dua tahun kedepan dan pekerjaan konstruksi dapat selesai pada tahun 2009.
Masa konsesi tol ini diberikan selama 35 tahun terhitung sejak ditandatanganinya PPJT. Tarif tol awal yang akan dikenakan pada saat tol dibuka pada Tahun 2009 sebesar Rp550 per Km untuk kendaraan golongan I, Rp825 per Km untuk kendaraan golongan IIA dan Rp1.100 per Km untuk kendaraan golongan IIB.
Saham PT. Trans Jabar Tol dimiliki oleh tiga perusahan yakni PT. Bukaka Teknik Utama (35%), PT. Graha Multitama Sejahtera (32,5%), dan PT. Karya Perkasa Insani (32,5%). Kami berkomitmen dan siap untuk maju terus memenuhi PPJT, kata Bram Subiandoro. (*/rsd)