< >

Wapres: Pengusaha Perlu Tumbuhkan Lagi Jiwa Petarung

Minggu, 29 Juli 2007 06:27
Kapanlagi.com - Wapres Jusuf Kalla mengingatkan perlunya kalangan pengusaha menumbuhkan kembali semangat sebagai petarung karena mereka merupakan salah satu elemen penting pendorong pertumbuhan ekonomi.

Saat membuka Kongres Saudagar Aceh Serantau 2007 di Academic Activity Center (AAC) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu, Wapres mengatakan bahwa suatu negara bisa maju jika pemerintahannya baik dan banyak saudagar yang kreatif.

"Jika tidak ada saudagar, berapa banyak pun uang tidak akan berkembang dan hanya jadi deposito di bank," kata wapres.

Wapres mengatakan, kemajuan suatu banga tidak bisa diukur tanpa kemajuan ekonominya dan terkait dengan hal itu, suatu pertemuan ekonomi merupakan forum yang patut dihargai.

Lebih lanjut Wapres mengatakan bahwa ekonomi pada hakekatnya adalah pertumbuhan yang bisa dicapai jika selalu ada nilai tambah untuk bangsa dan orang yang mampu menciptakan nilai tambah itu tidak lain adalah para saudagar.

Namun wapres juga mengingatkan bahwa saudagar juga harus orang yang kuat dan "risk taker atau berani mengambil resiko.

"Rugi itu adalah bagian dari bisnis. Kalau tidak mau rugi bukan pengusaha namanya, tapi tukang kredit," katanya yang disambut tawa para hadirin peserta kongres itu.

Pada bagian lain sambutannya, Wapres mengatakan bahwa sebagai saudagar, Indonesia punya pengalaman panjang dan sejarah gemilang dimasa lalu.

"Sejarah mendorong semangat dan semangat akan membentuk kultur yang juga kuat. Jika digabungkan lagi dengan teknologi, nilai tambah dan kemajuan yang dicapai akan semakin tinggi," ujar Kalla.

Namun ia mengingatkan, ?Tapi syaratnya harus ada keunggulan enterpreneurship".

Sementara itu Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, event saudagar Aceh kali ini bisa dikatakan sebagai momentum kebangkitan pengusaha Aceh untuk kembali membangun Aceh.

Dulu saat kejayaan perdagangan rempah, katanya, saudagar Aceh pernah berjaya tidak saja dilingkup nasional, tetapi juga aktif dalam perdagangan regional dan dunia

"Kami berharap kegemilangan sejarah itu tidak menjebak saudagar Aceh masa kini," katanya.

Dalam acara itu ditandatangani pula MoU antara Badan Pengusaha Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dengan Esharia Exchange (UK) limited tentang pembangunan Aceh Finansial.

Selain itu ditandatangani pula MoU BPKS dengan Asiatige Corporation-Altena JV (Asia Corp Altena JV) tentang pelaksanaan pembangunan kompleks Power Plant Tenaga Listrik 25 MW, BPKS dengan PTB TGB Indonesia dan dengan PTB Petromine Energy Trading.

Hadir mendampingi Wapres diantaranya Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Deputi Senior BIB Miranda Gultom dan Ketua Kadin MSB Hidayat.

Sebelumnya pada Jumat (26/7), Wapres meresmikan Gedung Bale Saudagar Aceh yang berfungsi sebagai Kadin Aceh dan Kantor Asosiasi Perusahaan.

Gedung yang dibangun diatas lahan seluas 1200 meter persegi itu rencananya akan diperluas selebar 1300 meter persegi. (*/rit)