Posisi perolehan suara terakhir, DPJ meraih 60 suara, LDP 37 suara dan New Komeito memperoleh sembilan suara. Suara terakhir ternyata untuk New Komeito. Sisanya dibagi antara partai-partai kecil oposisi yang mendukung DPJ.
Perolehan suara oposisi juga bertambah dengan bergabungnya partai-partai oposisi seperti Partai Komunis Jepang (tiga suara) dan Partai Sosial Demokrat yang mendapatkan dua suara.
Total LDP dan New Komeito meraih 105 suara, sedangkan kelompok oposisi meraup 137 suara. Dengan demikian oposisi telah melampaui suara mayoritas minimum, sebanyak 121 suara, sehingga berhak untuk menjadi Ketua Majelis Tinggi di parlemen Jepang (Diet).
Dan secara otomatis, posisi ketua pun akan dipegang oleh DPJ sebagai parpol peraih suara terbanyak.
Di tempat terpisah, para pemimpin bisnis Jepang berharap agar hasil pemilu tidak mempengaruhi kebijakan ekonomi yang sedang dijalankan.
Bagi Indonesia sendiri, hasil ini cukup memberi rasa was-was, karena masih ada agenda yang belum terselesaikan dengan Indonesia, yaitu penandatanganan perjanjian kerja sama ekonomi dalam format Economic Partnership Agreement (EPA) yang akan dilaksanakan 20 Agustus 2007 oleh masing-masing kepala pemerintahan..
PM Abe dijadwalkan mengunjungi Jakarta pertengahan Agustus 2007.
PM Abe sendiri memutuskan untuk tetap bertahan sebagai perdana menteri. Hal itu telah mendapat dukungan dari mitra koalisinya.
Pemilu kali ini memperebutkan setengah dari 242 kursi yang tersedia. LDP dan New Komeito sebelumnya menguasai 132 kursi, sedangkan DPJ 82 kursi. Sisanya dibagi partai-partai kecil lainnya, seperti Partai Komunis Jepang (JCP), dan Partai Sosial Demokrat (SDP).
Diet (parlemen) Jepang terdiri atas Majelis Tinggi dan Majelis Rendah. Masing-masing memiliki 242 kursi dan 480 kursi. Anggota Majelis Tinggi dipilih setiap enam tahun, separuh diantaranya dipilih setiap tiga tahun. Sedangkan Majelis Rendah dipilih setiap empat tahun .
Hasil pemilu terakhir Majelis Rendah (September 2005), LDP masih mendominasi dengan perolehan kursi sebanyak 296, sedangkan pesaing utamanya DPJ membayangi dengan 113 kursi. Komeito 31 kursi, dan JCP sembilan kursi, serta SDP tujuh kursi. (*/cax)