"Tim ini masih dalam masa transisi dan meski kalah, saya bangga terhadap penampilan semua pemain sepanjang turnamen ini," kata pelatih asal Brazil itu usai pertandingan.
"Saya yakin, melihat performa pada turnamen ini, tim ini bisa berkembang menjadi lebih baik di masa mendatang," tambahnya.
Walau demikian pelatih berusia 59 tahun itu menyatakan permohonan maafnya kepada rakyat Arab Saudi atas ketidakberhasilan mereka mengangkat trofi juara.
"Saya sadar mereka sangat kecewa. Kami juga kecewa, tetapi kami kalah dari tim yang memang bermain lebih baik malam ini," tuturnya.
Dos Anjos baru tiga bulan menukangi Arab Saudi, sejak Maret 2007 ketika ia ditunjuk menggantikan Marcos Paqueta, yang juga asal Brazil.
Ia mengaku semakin mengenal para pemain dan tahu apa yang diperlukan untuk lebih meningkatkan kinerja tim secara keseluruhan.
Sejak awal turnamen dimulai, ia berulang kali menegaskan bahwa tim yang dibawanya tersebut relatif muda sehingga banyak pemain yang kurang berpengalaman dalam pertandingan internasional.
Pilihan pemain yang dibawanya juga banyak dipertanyakan di Arab Saudi, terutama karena ia tidak memasukkan pemain belakang berpengalaman yang juga kapten Hamad Al Montashari.
Ia menegaskan tidak dipanggilnya Al Montashari adalah karena pertimbangan teknis dan untuk memberi kesempatan bermain dalam kejuaraan tingkat tinggi kepada bek muda seperti Walid Abdrabh Jahdali.
Kemudian, beberapa saat menjelang turnamen dimulai, Arab Saudi juga harus kehilangan salah satu pemain bintangnya, gelandang Mohammed Al Shalhoub karena cedera.
Sebagai pengganti Shalhoub, ia memasang Abdulrahman Al Qahtani, yang kemudian mampu membuktikan bahwa dirinya bisa diandalkan untuk menjadi penggerak lini tengah Arab Saudi.
"Pintu di timnas Arab Saudi tidak pernah tertutup bagi pemain yang memang layak untuk berada di dalamnya. Tim ini masih dalam masa transisi," kata dos Anjos dalam suatu kesempatan pekan lalu.
Usai Piala Asia, dos Anjos mengakui banyak pekerjaan yang harus dilakukannya untuk meningkatkan kualitas permainan tim berjuluk "Anak-Anak Padang Pasir" itu.
"Para pemain muda yang berada di dalam tim ini tentunya telah banyak belajar dan saya yakin kami bisa berprestasi lebih baik dalam turnamen-turnamen berikutnya," jelasnya.
"Terutama pada kualifikasi Piala Dunia 2010 yang akan segera dimulai tahun depan," tambahnya.
Mengenai posisinya sebagai pelatih, dos Anjos menyatakan memang ia hanya meneken kontrak untuk satu tahun. "Tetapi saya punya opsi untuk memperpanjang kontrak setiap tahunnya hingga 2010," imbuhnya.
"Kalau mereka percaya pada kemampuan saya, maka saya akan terus melatih dan membawa tim ini ke level yang lebih tinggi. Namun kalau mereka ingin memutus kontrak di tengah jalan, itu bukan masalah bagi saya," kata dos Anjos. (*/cax)