< >

Mendesak Perencanaan SDA ke Depan

Senin, 30 Juli 2007 16:12
Kapanlagi.com - Mendesak perencanaan sumber daya air untuk ke depannya agar jangan sampai penggunaannya tanpa batas tetapi juga memperhatikan sektor-sektor lainnya.

"Jadi harus ada pengaturan terhadap hak untuk menggunakan air, hak untuk memakai air, serta memanfaatkan sumber air," kata Direktur Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA), Iman Anshori di Jakarta, Senin (30/07).

Pola pengelolaan di bidang SDA sebenarnya sudah ada dengan dibentuknya balai-balai yang menangani satuan wilayah sungai seperti di Jratunseluna (Jeragung, Tuntang, Serang, Lusi, Juana), atau di Citarum.

Tugas balai itu nantinya melaksanakan pemantauan, evaluasi, termasuk konservasi SDA. Diantaranya dengan memantau kebutuhan rumah tangga, perkotaan, lingkungan, pertanian.

Kemudian juga dapat menggunakan data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) agar air dapat dibangun seoptimal mungkin diantaranya dengan menyediakan tempat penampungan air.

Berdasarkan trend mengenai perkembangan penduduk dan industri akan dapat diketahui proyeksi kebutuhan mendatang, termasuk perencanaan kebutuhan air ke depannya.

Mengenai pemanfaatan air tanah, Imam mengatakan, sangat erat kaitannya dengan kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pemda DKI sendiri harus memiliki aturan penggunaan air tanah, dengan demikian setiap pemanfaatan harus ada izin serta ketentuan pendukung lainnya seperti pembangunan sumur resapan.

"Aturannya cukup menggunakan peraturan daerah (Perda) sebagai instrumen hukum mengatur pemanfaatn SDA," ujar Imam saat diwawancara soal penganugerahan dirinya dari ADB sebagai "Water Champion". (*/rit)