< >

Tiga Maskapai 'Return to Base' Bandara Supadio

Senin, 30 Juli 2007 18:49
Kapanlagi.com - PT Angkasa Pura II Bandar Udara (Bandara) Supadio Pontianak mencatat terdapat tiga maskapai harus return to base/RTB ke Bandara Soekarno-Hatta, Senin, akibat hujan deras dan kabut tebal.

"Jarak pandang hanya 500 meter sehingga pesawat tidak berani mendarat dan kembali ke Soekarno-Hatta. Jadwal penerbangan pagi dari Jakarta tertunda dua hingga tiga jam," kata Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, Syamsul Bachrie.

Ia mengatakan, penundaan akibat cuaca cukup kerap di Bandara Supadio. Minggu (15/7) misalnya, penerbangan pagi dari Jakarta harus ditunda dua hingga tiga jam karena kabut asap akibat pembakaran lahan di seputar Bandara Supadio.

Jarak pandang normal untuk penerbangan minimal 800 meter namun kabut asap menyebabkan hanya menjadi 600 meter.

Ia menambahkan, tiga maskapai yang harus RTB ke Soekarno-Hatta karena kabut tebal yakni Adam Air (KI 660), Sriwijaya Air (SJ 180) dan Batavia Air (7P 201). Sesuai jadwal, seharusnya pesawat tersebut berangkat dari Soekarno-Hatta pukul 06.00 WIB dan tiba sekitar pukul 07.20 WIB.

Namun karena jarak pandang di Supadio terbatas, pilot memutuskan untuk kembali ke Soekarno-Hatta. Menurut Syamsul, sekitar pukul 07.40 WIB, jarak pandang di Supadio telah mencapai 800 meter sehingga bandara kembali dibuka.

Selain pesawat dari Jakarta, maskapai Trigana Air tujuan Ketapang dari Pontianak juga menunda keberangkatan sekitar satu jam. "Jam delapan pagi, Supadio mulai normal," kata Syamsul.

Sementara penumpang dari penerbangan pagi yang RTB sekitar pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB tiba di Supadio setelah menunggu di Soekarno Hatta.

Untuk penerbangan pagi dari Pontianak yakni Batavia Air tujuan Jakarta dan Semarang, tertunda 30 - 40 menit. "Mereka seharusnya berangkat sekitar pukul 07.00 WIB," ujarnya.

Kepala Stasiun Manager Batavia Air di Bandara Supadio Pontianak, Putu Agus mengatakan, penundaan tidak mengganggu jadwal penerbangan Batavia Air secara keseluruhan.

"Hanya penerbangan pertama dari Soekarno-Hatta saja yang terganggu. Selain itu, tidak masalah," ujar Putu Agus.

Ia menambahkan, Batavia Air menggunakan pesawat Boeing 737 seri 300 dan 400 untuk melayani rute Jakarta - Pontianak dan rute lainnya. "Kebetulan penumpang pagi penuh, yakni 144 orang yang keberangkatannya harus tertunda karena cuaca," kata Putu Agus.

Bandara Supadio Pontianak merupakan bandara terbesar di Kalbar yang melayani sekitar 1.200 hingga 1.700 penumpang setiap hari ke berbagai rute. Maskapai yang menggunakan Supadio yakni Lion Air, Batavia Air, Sriwijaya Air, Adam Air, Kalstar, Indonesia Air Transport, Trigana dan Deraya Air Service. Pesawat yang digunakan umumnya jenis Boeing 737 seri 300 - 400. (*/rsd)