"Laporan PT PLN wilayah Sulut, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), bahwa komponen mesin Powerplant banyak rusak serta tidak lengkap onderdilnya," kata Ketua Komisi D DPRD Sulut, Tonny Kaunang, Rabu (01/08) di Manado.
Padahal hibah Powerplant itu sangat diharapkan masyarakat Sulut, guna membantu mengatasi ketersediaan listrik, karena krisis pasokan listrik terjadi beberapa tahun terakhir didaerah itu.
DPRD Sulut mengharapkan Pemprop Sulut segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi pengoperasian Powerplant tenaga diesel itu, agar tidak mubasir. Persoalan lain dikeluhkan PT PLN bahwa bantuan hibah PT NMR itu diletakkan di Desa Sawangan Kabupaten Minahasa, sangat jauh pengawasan PT PLN, karena fungsi utama untuk membantu ketersediaan listrik di Kota Manado.
"Fungsi utama Powerplant untuk membantu ketersediaan listrik di Kota Manado, karena banyaknya kegiatan perdagangan dan jasa dari sejumlah investor," kata personil Fraksi Partai Golkar itu.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulut, Freddy Sualang mengatakan, penempatan power plant pada prinsipnya telah sepakati bersama dengan PT NMR untuk dihibahkan ke daerah, dengan penempatannya di Desa Kalasey, namun dialihkan ke Desa Sawangan, Kabupaten Minahasa.
Selain power plant yang dihibahkan PT NMR, juga ada aset lainnya seperti, Land Transportation equipment (11 item), Process plant (6 item), building (5 item), portable generator sets (7 item), power station plant (27 item). Mine workshop, warehouse, security (7 item), water transportation (1 item), Oficce Area (4 item), Accomodation Facilities A (15 item), accomodation facilities B (12 item) dan Scrraped Steel (besi bekas). (*/rit)
setelah saya membaca berita di atas , saya pingin cari tau aset yang lain seperti mesin hidrosedeer yang dipakai untuk penghijauan ada dimana ya? bisa dapat infonya ,trims