Seorang jurufoto AFP melihat mayat-mayat empat orang itu-- satu ditembak di kepala, dua lainnya ditubuh-- yang menurut polisi dibuang di sebuah desa di provinsi Ghazni, Afghanistan selatan.
Taliban mengaku menculik empat pejabat itu tapi tidak segera mengkofirmasikan pihaknya bertanggungjawab atas pembunuhan mereka.
Para pria itu adalah hakim-hakim dari provinsi Paktika, kata deputi kepala kepolisian Mohammad Zaman kepada wartawan.
"Mereka dibunuh dan mayat-mayat mereka ditemukan di distrik Deh Yak Selasa malam," katanya. Laporan-laporan media sebelumnya menyebut pria-pria itu adalah para pejabat pengadilan.
Taliban memperingatkan bahwa pihaknya akan membunuh lagi para sandera Korsel kecuali pemerintah setuju pada Rabu petang (14:30 WIB) memenuhi tuntutan-tuntutan agar sejumlah anggota mereka yang ditahan dibebaskan dari penjara-penjara Afghanistan.
Kelompok garis keras itu juga mengancam akan membunuh seorang warga Jerman yang mereka culik di provinsi Wardak dekat Kabul , sehari sebelum para warga Korsel itu ditangkap. (*/rsd)