< >

Pemberantasan 'Illegal Logging” Berlebihan Ganggu Perekonomian

Kamis, 02 Agustus 2007 22:56
Kapanlagi.com - Keseriusan Polri dalam memberantas pembalakan liar (illegal logging) dinilai cukup baik, namun tindakan yang berlebihan dalam penegakan hukum dikhawatirkan dapat mengganggu perekonomian.

"Spirit Polri cukup baik dalam pemberantasan `illegal logging` seperti apa yg terjadi di Riau. Namun dalam perjalanannya apa yang menjadi agenda Polri sering berlebihan dalam penegakan hukum," kata Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan, pada diskusi "Kerusakan Hutan Sumut dan Penyelamatannya, di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, aparat kepolisian yang menjalankan prioritas agenda Polri, yakni pemberantasan illegal logging sering tidak dapat membedakan mana pembalakan dan mana yang bukan.

"Seharusnya ini diperhatikan dan ada ukurannya. Kalau dilakukan dengan membabi buta bisa mengganggu perekonomian," ujar dia.

Jika tindakan yang dilakukan terlalu berlebihan, ditakutkan akan menghentikan perekonomian dari sektor kehutanan.

Trimedya mengatakan khawatir bahwa mereka yang diseret ke meja peradilan semuanya hanyalah orang-orang kecil. Dia mengatakan saat ini ada dugaan bahwa perusahaan besar Indah Kiat terkait dengan illegal logging.

Dia mengatakan, perlu diperhatikan jangan sampai ada lobi tingkat atas yang menyebabkan kasus besar gagal ditindak secara hukum.

Saat ini, Riau menjadi tempat terbesar pembalakan liar, selain Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua, ujar dia. Sementara di Sumatera Utara jumlahnya tidak sebanyak yang terjadi di Riau. (*/rsd)