< >

Korsel, Taliban Ingin Bertemu Untuk Bahas Sandera

Jum'at, 03 Agustus 2007 14:46
Kapanlagi.com - Pemerintah Seoul berusaha menjamin pembebasan 21 warga Korea Selatan yang disandera oleh kelompok radikal Islam Taliban di Afghanistan dengan memusatkan perhatian pada perundingan langsung, menurut sumber-sumber yang layak dipercaya Jum`at.

Suatu pertemuan antara kelompok gerilyawan dan dutabesar Korea Selatan untuk Afghanistan, Kang Sung Zu, telah menyepakati rencana itu, meskipun tempatnya belum ditentukan, dan tampaknya akan diadakan pada hari Jum`at, kata kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip sumber-sumber tersebut.

Seoul tidak secara resmi membenarkan laporan-laporan itu.

Namun jurubicara gerilyawan Taliban Afghanistan Kamis mengatakan bahwa anggota-anggota mereka telah melakukan pembicaraan pertama secara langsung melalui telepon dengan Kang.

Jurubicara Taliban, Qari Mohammad Yusif Ahmadi, mengatakan kepada kantor berita DPA melalui telepon bahwa `perwakilan-perwakilan kami kini telah berada di Ghazni` dan `siap untuk menemui mereka.`

Ahmadi mengatakan, tidak ada perubahan dalam tuntutan mereka untuk pembebasan delapan rekan-rekan mereka yang dipenjarakan.

Meskipun demikian, jurubicara Taliban, tidak mengesampingkan bahwa satu tenggat-waktu terbaru yang belum ditetapkan.

Tenggat-waktu terakhir telah diperpanjang sampai Rabu petang, sehari setelah kedua sandera ditemukan tewas.

Pada 19 Juli, sekelompok 23 misi Kristen Korea Selatan, termasuk 18 perempuan berumur 20-an dan 30-an tahun, diculik ketika mereka sedang melakukan perjalanan menuju kota Afghan selatan, Kandahar, dari Kabul. (*/cax)