Kemampuan Putri menjawab pertanyaan dewan juri pada babak tiga besar tampak mencuri perhatian para juri yang terdiri dari pakar di berbagai bidang itu. Kecerdasan mahasiswi semester empat Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh November ini terpancar ketika ia menjawab pertanyaan juri dengan singkat dan lugas.
Putri menjawab dengan lancar dan percaya diri ketika MC Ferdi Hasan melontarkan pertanyaan tentang perbedaan "Pahlawan" dan "Pengecut".
"Seorang pengecut mati berkali-kali di sepanjang hidupnya, sedangkan seorang pahlawan hanya mati satu kali dalam hidupnya," jawab Putri dengan mantap disambut tepuk tangan meriah para penonton yang memadati Balai Sidang Jakarta malam itu.
Gadis kelahiran Blitar, 5 Desember 1986 ini juga mampu menjawab dengan baik pertanyaan dari salah seorang juri, Thamrin B Bachri (Direktorat Pemasaran Depbudpar) pada saat ia masuk babak 10 besar.
Thamrin yang malam itu menanyakan lima dari 10 target Millenium Development Goals (Tujuan Pembangunan Milenium /MDGs) mengangguk-anggukkan kepala seolah puas dengan jawaban Putri.
"Pertama adalah penyetaraan gender, pemerataan kesehatan, pendidikan bagi anak-anak, memerangi HIV/AIDS dengan menggalakkan penyuluhan, serta menggalang kerja sama dengan pihak swasta," ujar gadis yang hobi menari, membaca, dan olah raga ini.
Sejak duet MC Ferdy Hassan dan Nadia Mulia mengumumkan 10 besar terbaik dari 36 finalis "Puteri Indonesia 2007", Putri yang sejak kecil memiliki ketertarikan di bidang pariwisata ini melenggang dengan tenang. Ia pun lantas menembus babak tiga besar dan akhirnya terpilih sebagai "Puteri Indonesia 2007" menggantikan Agni Pratistha, "Puteri Indonesia 2006".
Sebelumnya, dalam babak 10 besar terpilih Duma Riris Silalahi (Sumatera Utara), Ika Fiyonda Putri (DKI Jakarta 4), Elvaretta Nathania Gunawan (Jawa Tengah), Putri Raemawasti (Jawa Timur), Tri Handayani (DKI Jakarta 2), Milfa Yeni (Sumatera Barat), Yuli Ramadayanti (Kalimatan Barat), Fitri Adityasari (DKI 3), Christy Anggeline Jawiraka (Papua), dan Putri Widyasari (DKI Jakarta 5).
Jumlah ini kemudian mengerucut menjadi tiga besar setelah 10 besar finalis mendapat masing-masing satu pertanyaan dari dewan juri. Pertanyaan yang dilontarkan diantaranya seputar bagaimana finalis memandang hidup, pengetahuan tentang pemanasan global, kampanye anti narkoba, kekuatan diri seorang wanita, serta tentang nilai-nilai persahabatan.
Dari 10 besar itu akhirnya terpilih tiga besar, yakni Putri Raemawasti (20), Duma Riris Silalahi (23) dan Ika Fionda Putri (19). Dalam babak penentuan akhir ini mereka masing-masing mendapat pertanyaan yang sama yakni tentang perbedaan arti "Pahlawan" dan "Pengecut".
Duma dari Sumatera Utara akhirnya meraih gelar Runner Up Pertama, sedangkan Putri dari DKI Jakarta 4 menjadi Runner Up II. (*/erl)
Selamat...
Selamat...
Selamat...
Aku ikut bangga. Terpilihnya Putri Raemawasti sebagai wanita spesial di ajang Putri Indonesia tahun 2007 ini. Semoga 3B(Brain,Beauty,Behavior) memang ada pada diri Putri ya?
Semoga Putri sukses di ajang Miss Universe, gantiin Riyo Mori.Good Luck!!
waah...aq seneng sekaligus bangga Putri Raemawasti jadi Putri Indonesia, soalnya aq jg dari kota Blitar. Warga Blitar khususnya ngucapin selamat atas terpilihnya Putri, semoga kamu bs sukses di ajang Miss Universe. Semangat !!!
Selamat kepada Putri. Semoga menjadi wakil kita yg terbaik ke Miss Universe 2008. Btw, acara PInya lumayan bagus, lebih baik dr tahun lalu. Tp penampilan Agnes Monica sangat mengganggu. Suaranya dipaksakan sekali.
Putri !!! You're the real Putri Indonesia. Go ! and be the best...
kita patut bersyukur kepada Allah atas terpilihnya Rosmawati sebagaiPutri Indonesia dan kita juga patut berbangga salah satu anak bangsa dari Indonesia sudah mampu bersaing dalam pemilihan Putri dan ini kami berdoa semoga kualitas perlu dipertahankan. " Hari ini kita Bangga esok kita tetap berprestasi dan mempertahankannya." Bangga atas keberhasilan bukan berarti angkuh dan sombong. " Memang tak perlu puas karena hal itu perlu dipertahankan.