Menurut jurubicara Taliban, pihaknya tidak bersedia melangsungkan pembicaraan di wilayah yang dikuasai Pemerintah Afghanistan, dan tidak keberatan kalau itu dilakukan di daerah Taliban sendiri.
Ditegaskan, sejak batas-waktu paling belakangan berakhir Rabu lalu, pihaknya belum melakukan lagi eksekusi sandera.
Dua sandera telah ditembak mati selama proses menunggu dikabulkannya tuntutan Taliban agar diadakan pembicaraan langsung dengan wakil-wakil Korea Selatan.
Rombongan petugas bantuan Kristen itu diculik pada tanggal 19 Juli, dan sebagai imbalan, pihak Taliban menuntut dibebaskannya anggota Taliban dari penjara di Afghanistan. (*/lpk)