< >

Jatim Upayakan Ekspor ke UE Meningkat

Senin, 06 Agustus 2007 14:49
Kapanlagi.com - Jatim terus berupaya meningkatkan ekspor ke sejumlah negara anggota Uni Eropa (UE) melalui pemahaman seluk-beluk eksportasi ke UE kepada kalangan eksportir di daerah tersebut.

"Kita harapkan ekspor Jatim tahun ini meningkat. Karena itu, untuk lebih memahamkan mekanisme eksportasi ke Uni Eropa, kita akan selenggarakan seminar," kata Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim, Isdarmawan Asrikan, di Surabaya, Senin.

Menurut dia, GPEI Jatim kini telah menjalin kerja sama dengan UE untuk program peningkatan ekspor diantaranya melalui seminar dan workshop peningkatan pemahaman eksportasi ke UE kepada eksportir.

Seminar pertama dari kerja sama itu telah digelar pada 3 Juli 2007 dengan tema peningkatan ekspor ikan dan produk perikanan Jatim ke UE.

Sedangkan seminar berikutnya dijadwalkan akan digelar pada 14 Agustus 2007 dengan tema peningkatan produk-produk pertanian dan perkebunan.

Pada seminar 14 Agustus 2007 mendatang menurut rencana akan menghadirkan narasumber Anne Dih dari asosiasi ekonomi Indonesia-Jerman "Econit", Soekarno dari Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) Jatim, Dr Teguh Wahyudi MEng dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember serta Resky Irianawati, Senior Relationship Officer Product and Development Marketing PT Bank BRI.

"Dengan upaya-upaya intensif kita berharap ekspor Jatim pada 2007 bisa meningkat sekitar 15% dari tahun sebelumnya," kata Isdarmawan.

Berdasarkan data, ekspor nonmigas Jatim pada 2006 sebesar US$9,02 miliar, sedangkan Januari hingga Mei 2007 ekspor non migas Jatim (berdasar data sementara) sebesar US$2,76 miliar atau meningkat dibandingkan periode yang sama 2006 sebesar 2,2 miliar.

Dari ekspor non migas Jatim itu, 91% diantaranya merupakan kontribusi manufaktur, delapan% kontribusi sektor pertanian dan 0,31% dari sektor pertambangan.

Sementara itu, ekspor non migas Jatim ke Uni Eropa pada 2006 sebesar US$1,16 miliar, sedangkan Januari-Mei 2007 sebesar US$0,71 miliar. (*/rit)