< >

PP Muhammadiyah Desak Taliban Bebaskan Warga Korsel Tanpa Syarat

Senin, 06 Agustus 2007 15:36
Kapanlagi.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin mendesak para pejuang Taliban di Afghanistan untuk membebaskan sandera warga negara Kores Selatan (Korsel) tanpa syarat.

"Apa pun alasannya, penyanderaan 21 warga Korsel oleh pejuang Taliban, tidak bisa dibenarkan," katanya kepada wartawan di Yogyakarta, Senin.

PP Muhammadiyah mengecam keras penyanderaan itu karena bisa mencoreng agama Islam. "Kami minta pejuang Taliban yang sudah dikenal di dunia untuk membebaskannya," kata dia.

Dikatakannya, kezaliman atau kekerasan semacam itu tidak akan pernah ditoleransi oleh ajaran agama Islam.

PP Muhammadiyah sebenarnya sudah mengusulkan kepada pemerintah Korsel agar membentuk delegasi yang terdiri atas tokoh-tokoh Islam dari negara-negara Asia Pasifik untuk pergi ke Afghanistan menyelesaikan masalah tersebut.

Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut mengenai usul tersebut karena tokoh-tokoh Islam dari Korsel sendiri sudah berada di Afghanistan.

"Pihak Taliban sendiri sebenarnya bersedia berdialog dengan syarat keamanan mereka dijamin dan dilindungi," katanya.

Namun nampaknya perlu juga diperhatikan tuntutan mereka agar tokoh Taliban yang disandera di Afghanistan dibebaskan.

"Hal seperti ini perlu mendapat perhatian bersama di samping kekuatan asing harus ke luar dari Afghanistan," katanya.

Ia menyayangkan PBB belum berfungsi sebagaimana mestinya dalam menjaga peradamaian dunia, karena PBB lebih merupakan perpanjangan tangan negara-negara besar yang memiliki hak veto.

"Kenapa kalau masalah Israel sulit sekali diselesaikan, tetapi ketika timbul masalah di Iran, PBB bersemangat menetapkan resolusi soal nuklir," kata Din Syamsuddin. (*/cax)