< >

PT Jasa Marga Yakin Menangi Tender JORR2

Rabu, 08 Agustus 2007 19:05
Kapanlagi.com - PT Jasa Marga Persero menyatakan keyakinannya dapat memenangi tender pembangunan Jalan Lingkar Luar Jakarta tahap 2 (JORR2) yang saat ini masih dalam proses di Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

"Kita yakin dapat memenangkan ruas Cengkareng - Kunciran 15 kilometer dan Kunciran - Serpong 11 kilometer," kata Direktur Utama PTB Jasa Marga, Frans S Sunito di Jakarta, Rabu.

Dalam tender tersebut PTB Jasa Marga menggandeng masing-masing satu mitra, namun belum diputuskan berapa persen kontribusi BUMN tersebut di dalam konsorsium hanya saja tetap mayoritas.

Prosentasenya baru akan ditetapkan setelah pengumuman tender dari BPJT, tetapi yang jelas PTB Jasa Marga tetap akan menjadi mayoritas mengingat ruas tersebut terhubung dengan jaringan jalan yang saat ini dikelola (Tol Bandara).

PTB Jasa Marga menggandeng investor asal Malaysia untuk ruas Cengkareng - Kunciran dengan biaya investasi Rp2,4 triliun, sedangkan ruas Kunciran - Serpong menggandeng Astratel dengan nilai investasi Rp1,9 triliun.

Biaya pembebasan tanah untuk ruas ini masing-masing Rp1,1 triliun Cengkareng - Kunciran dan Rp899 miliar untuk Kunciran - Serpong. Mengingat pembangunannya akan melalui kawasan padat penduduk Frans meminta dukungan dana talangan melalui Badan Layanan Umum (BLU).

Tender JORR2 dimulai pada bulan Mei 2007 serta saat ini sudah memasuki tahap pra kualifikasi serta bulan Agustus ini diharapkan sudah dapat ditetapkan pemenangnya sehingga tahun 2009 ruas ini siap dioperasikan.

JORR2 sendiri dibagi ke dalam empat ruas sepanjang 61 kilometer yakni Cengkareng - Kunciran, Kunciran - Serpong, Serpong - Cinere, dan Cimanggis - Cibitung dengan perkiraan investasi seluruhnya Rp9,2 triliun termasuk pengadaan tanah.

Frans mengatakan, peminat terhadap JORR2 sangat banyak mengingat pertumbuhan kendaraan di DKI yang sangat pesat membutuhkan jaringan jalan tol baru untuk mengatasi kepadatan lalulintas.

Diakuinya seperti halnya pembangunan JORR1 dipastikan JORR2 juga akan mengalami kesulitan pembebasan tanah, akan tetapi pembangunan tetap harus berjalan karena itu kata Frans dukungan pemerintah mutlak diperlukan.

Persoalan tanah sudah menjadi kendala dalam pembangunan JORR2 seperti ruas Cimanggis - Cibitung yang melewati komplek perumahan, sehingga warga sempat berunjuk rasa di Kantor BPJT beberapa waktu lalu. (*/rsd)