Insiden Kamis di desa Phikure itu adalah kasus pertama seperti itu sejak Maois menadatangani satu perjanjian perdamaian bersejarah dengan pemerintah yang mengakhiri perang saudara sepuluh tahun mereka yang menewaskan lebih dari 13.000 orang.
Phikure terletak sekitar 40km utara Kathmandu.
Televisi Nepal milik pemerintah itu mengatakan paling tidak 20 Maois mengikat tiga polisi dengan tali dan mengambil dua senapan dan sekitar 100 peluru milik mereka.
Para personil polisi itu dibebaskan oleh penduduk desa setelah kelompok Maois itu lari, tambahnya.
Seorang pemimpin Maois lokal mengatakan insiden itu akan diusut.
Pemberontak Maois, yang mulai memerangi monarki itu tahun 1996, menandatangani perjanjian perdamaian tahun lalu dan menyimpan 3.500 senjata dalam kotak-kotak metal di bawah pengawasan PBB.
Tapi partai-partai politik Nepal mengatakan sejumlah mantan pemberontak itu tetap saja melakukan penculikan, intimidasi dan memeras uang kendatipun kelompok itu telah bergabung dalam satu pemerintah multi partai berdasarkan perjanjian itu. (*/lpk)