< >

Presiden: Komunitas Islam RI Harus Sebarkan Kehidupan Islami

Sabtu, 11 Agustus 2007 18:14
Kapanlagi.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar komunitas Islam di tanah air menebarkan kehidupan Islam yang Islami untuk menebarkan rahmat. Hal itu dikemukakan oleh Presiden dalam perayaan Isra' Mi'raj di Jakarta, Jumat (10/8) malam.

"Jika kehidupan Islami bisa dilaksanakan dengan baik di negara ini juga agama serta kepercayaan yang lain maka Insya Allah bangsa kita jadi bangsa yang bermartabat," katanya.

Presiden mengatakan, jika seluruh negara di dunia melakukan hal yang sama, maka akan tercipta dunia yang beradab yang diharapkan oleh seluruh pihak. Kepala Negara juga mendorong seluruh seniman untuk terus berkreasi tanpa melupakan kehidupan agama.

Seusai memberikan sambutan, Presiden Yudhoyono membacakan salah satu puisi karya pribadinya yang ditulis pada 1 Febuari 2004, dengan judul 'Cahaya Islam'. Sebait syair dalam puisi itu berbunyi : 'Cahaya Islam, engkaulah cahaya keagungan. Cahaya Islam, engkaulah peneduh kehidupan'.

Presiden mengatakan dalam medio 2004, selama 2,5 bulan dia menyelesaikan 30 puisi yang semuanya tercantum dalam sebuah buku yang berjudul Taman Kehidupan.

Dalam rangka memperingati Isra' dan Mi'raj jamaah Orbit Lintas Profesi, kelompok pengajian lintas profesi yang anggota terdiri atas para artis, seniman, budaya, akademisi, profesional, dll, menyelenggarakan 'Pagelaran Kreasi Seni Rohani Jamaah Orbit Lintas Profesi' dengan tema 'Gerak Tahiyat Indonesia Untuk Bermartabat'.

Alasan Orbit menyelenggarakan acara tersebut karena ada indikasi menurunnya pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai agama, yang menyebabkan menipisnya kualitas pengamalan, sehingga muncul gejala demoralisasi dalam berbagai aspek kehidupan bangsa, sosial, ekonomi, politik dan budaya.

Kehidupan bangsa dilanda arus liberalisasi, mendorong berkembangnya budaya pop hedonistik yang selain menggoyahkan sendi-sendi keimanan juga meruntuhkan watak bangsa yang berakhlak.

Keberagaman pun menjadi kering kerontang lantaran terjebak pada formalisme ataupun spiritualisme kaku, umat lebih cenderung pada pencapaian kesalehan individual dan mengabaikan kesalehan sosial.

Oleh karena itu, Orbit menilai perlu diadakan ajang apresiasi seni, karena hal itu adalah salah satu bentuk penjelmaan dan pengejawantahan serta aktualisasi nilai-nilai agama itu sendiri.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Acara, Din Syamsuddin, mengatakan bahwa dengan memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Orbit ingin merefleksikan peristiwa tersebut dengan mengangkat shalat sebagai buah Isra' Mi'raj dan tahiyat sebagai simbol dialog antara manusia dengan sang pencipta serta transformasi keberagaman dari orientasi keakuan menjadi kekitaan.

Menurut dia, Isra' Mi'raj secara simbolis melambangkan perjalanan rohani menuju peradaban tinggi, perjalanan dari titik kesucian dan kembali ke bumi guna merealisasikan cita-cita keberagaman tinggi, yaitu membina dan mengembangkan kesalehan sosial untuk kemaslahatan kemanusiaan.

Sedangkan tahiyat, salah satu bacaan dalam shalat umat Islam, melambangkan komunikasi dialogis antara Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT.

Tahiyat, lanjut dia, adalah dialog dinamis yang melambangkan dinamika spiritualitas yang harus berujung pada aksi-aksi kebudayaan dan peradaban.

"Melalui tahiyat kita dapat memahami bahwa Islam adalah agama yang membawa pesan perdamaian dan kesejahteraan, agama yang sangat mementingkan kesalehan sosial yang merupakan muara dari kesalehan individu," katanya.

Pada acara yang seluruh undangannya dimohon mengenakan pakaian serba putih itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi oleh Mensesneg Hatta Rajasa, Menkes Siti Fadilah Supari serta Fauzi Bowo.

Dalam acara yang berlangsung lebih kurang dua jam itu ditampilkan beragam lagu dan puisi oleh sejumlah artis Indonesia, antara lain Nani Wijaya, Mieke Wijaya, Iis Dahlia, Ita Purnamasari, Natalie Sarah, Dina Mariana, Hengky Tarnando dan Primus Yustisio. (*/bun)

Lihat Profil: Nani Wijaya, Mieke Wijaya, Iis Dahlia, Ita Purnamasari, Natalie Sarah, Dina Mariana



Galeri Foto Nani Wijaya
Nani Wijaya


Arsip Foto Nani Wijaya
033.jpg
032.jpg
031.jpg
030.jpg