< >

RI-Jepang Teken Proyek Energi Senilai US$6-7 M

Sabtu, 11 Agustus 2007 19:25
Kapanlagi.com - Indonesia dan Jepang akan menandatangani sejumlah proyek sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) senilai US$6-7 miliar dalam kunjungan kenegaraan PM Jepang Shinzo Abe pada 20 Agustus 2007.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia MS Hidayat di Jakarta, Jumat, mengatakan Abe bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga akan menyaksikan peresmian empat proyek energi senilai US$4 miliar.

"Peresmian proyek akan dilakukan di Istana Negara," katanya.

Sejumlah proyek yang akan ditandatangani antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon 2x300 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla, Sumut 110 MW, PLTU Paiton 3-4, Pasuruan 2x600 MW dan proyek pipa gas di luar Jawa.

Sedang, empat proyek yang diresmikan adalah pipa transmisi gas ruas Sumatera Selatan-Jawa Barat (South Sumatera-West Java/SSWJ), proyek kilang mini gas alam cair (liquified natural gas/LNG) Senoro di Sulawesi Tengah, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Banten 740 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung 2x100 MW.

Sebagian proyek tersebut mendapat pendanaan dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

Dirut PT Pertamina (Persero) Ari Hernanto Soemarno mengatakan, proyek LNG Senoro yang bekerja sama dengan Mitsubishi bernilai sekitar US$1 miliar.

Kilang berkapasitas dua juta ton LNG per tahun tersebut dijadwalkan beroperasi 2010.

Hidayat menambahkan, dalam kunjungan PM Jepang yang membawa sekitar 200 pengusaha terkemuka itu juga akan ditandatangani perjanjian kemitraan ekonomi (Economic Partnership Agreement/EPA). (*/rit)