< >

Rilis Album, Sotja Usung Kejujuran dan Realita Hidup

Selasa, 14 Agustus 2007 07:38
Kapanlagi.com - Kelompok Sotja Band asal Tasikmalaya, Jawa Barat, memasuki industri musik bermodalkan kejujuran dan realita kehidupan, yang dituangkan ke dalam lirik lagu-lagunya.

"Kejujuran di sini adalah apa yang dan kami rasakan dan kami lihat dalam kehidupan sehari-hari," kata sang vokalis, Boyke, dalam jumpa pers peluncuran album perdana bandnya di Jakarta, Senin (13/8).

Ia mencontohkan, lagu andalan MISTERI berbicara tentang hidup setiap orang yang tidak mengetahui apa yang bakal terjadi pada dirinya. "Kita duduk-duduk di sini, tidak tahu kalau bisa saja besok mati. Itu misteri," ujarnya.

Untuk sebuah band yang mengklaim diri pengusung aliran pop-rock, Sotja ternyata tidak melulu memainkan lagu-lagu berirama mellow, ballad, tetapi juga slow rock, reggeae, acid jazz dan sebagainya. Menurut gitaris Willy, bandnya ingin memainkan musik sebebas mungkin tanpa melupakan unsur pop yang menjadi dasar.

Selain Boyke dan Willy, Sotja diawaki oleh Roy (gitar, vokal), Iswan (bas), dan Gatot (bas). Kelompok ini terbentuk pada 2004 dengan nama Sugesti, sebelum diubah menjadi Sotja pada 9 Juli 2006.

Keinginan menjadi 'jendela hati' bagi masyarakat pencinta musik Tanah Air membuat mereka memilih nama Sotja, yang dalam bahasa Sunda berarti Mata.

"Mata tidak pernah bisa berbohong dalam melihat segala hal, dan itu berarti kejujuran. Dengan mata kami memandang realita kehidupan dalam mencapai masa depan," kata Boyke.

Kusut Banget

Acara peluncuran album debut Sotja dihadiri oleh gitaris senior Donny Suhendra. Mantan personil Krakatau yang mengusung aliran jazz-rock di era 1980-an itu mengatakan, dirinya terlibat proses masuknya band tersebut ke industri rekaman ketika albumnya sudah selesai dibuat. "Saya tidak terima demo, tetapi album yang sudah jadi," katanya.

Saat pertama mendengarkan lagu-lagu di album Sotja, sang gitaris mengaku sempat memandang remeh Sotja, bahkan dengan kata-kata, "Ini band kusut banget."

Namun, kata Donny, setelah beberapa kali mendengarkan sambil membuat analisa musikal, ia pun menyadari ada potensi besar di tubuh band tersebut. Selain menyatakan karakter vokal Boyke sangat khas, ia juga memuji teknik permainan gitar Willy yang disebutnya sebagai 'sangat bagus'.

Karena itu, Donny kemudian meminta pihak ELS Records yang menangani Sotja untuk melakukan re-mixing. Ia juga memberikan petunjuk-petunjuk cara memainkan instrumen gitar dan mengatur sound system untuk memproduksi suara yang baik, juga 'membuka mata' para personil band untuk mengenal industri musik pop di Tanah Air. "Di industri, kita memang harus bisa berkompromi dan mengalah. Idealisme tidak akan cukup," katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Donny mengatakan dirinya berani bertaruh bahwa Sotja bisa tampil menjadi salah satu band terkenal di masa datang, dengan catatan "Harus lebih keras lagi berlatih dan lebih banyak menciptakan lagu."

Saat ini, selain lagu MISTERI, Sotja juga mengandalkan lagu "Terlalu Sayang", keduanya telah dibuatkan video klipnya untuk kepentingan promosi. (*/boo)