Sebelum hijrah dari Jogja ke Jakarta untuk menapaki karir sebagai sutradara, ibunda tercinta sempat berpesan untuk membuat film yang bernafaskan religi. Tapi yang terjadi selama ini Hanung berkutat dengan film cinta romantik dan komedi. Kini dengan 'Ayat-Ayat Cinta', pesan dari sang ibu terwujudkan.
"Komunitas religius merupakan komunitas masa kecil saya. Sebelum hijrah ke Jakarta, pesan ibu untuk menjadi sutradara film dengan bernafaskan Islam," ujarnya saat tasyakuran pembuatan film 'Ayat-Ayat Cinta' di MD Entertainment, (14/8).
Film yang skenarionya ditulis Salman dan Dina akan dibintangi Rianti Cartwright, Fedi Nuril, Carrisa Putri, Melanie Putria, dan Zaskia Adya Mecca, terbilang sebagai film pencarian Hanung setelah sempat keluar masuk menawarkan membuat film bernafaskan religi ke organisasi keislaman, namun tak direspon.
Tak pelak pujian pun meluncur dari Hanung untuk produser film. "Saya sangat respek terhadap produser yang notabene bukan muslim tetapi mau buat film Islam," katanya.
Bagi Manoj sendiri, selaku produser AYAT-AYAT CINTA, memandang film yang bertemakan cinta, perkawinan, dan cara pandang Islam terhadap non muslim dengan lebih sederhana.
"Film ini merupakan selingan di mana produksi film Indonesia melulu hanya film cinta dan horor".
Seperti novelnya yang dibaca jutaan orang, film ini pun diharapkan produser bisa ditonton jutaan orang pula. Simak apa yang dilontarkan Dien Syamsuddin, Ketua Muhammadiyah, yang hadir dalam acara tersebut.
"Film ini bisa kita harapkan menjadi sarana dakwah Islamiyah. Inilah film yang selama ini bisa didambakan. Bernafaskan Islami kita berbicara tentang cinta yang merupakan bahasa universal yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia dan dunia pada umumnya."
Pastinya film ini bak 'oase' di tengah kekeringan tema berbobot yang penuh dengan mistik dan roman picisan. (kpl/wwn)
saya orang indonesia tinggal and belajar di arab peninsula(Saudi,Kwait,UEA,Bahrain,Oman,yemen,Qatar).saya membaca ayat ayat cinta yang notabennya setting di mesir.dan mungkin banyak sedikit kejanggalan tapi saya suka bukunya.saya ingin sekali contact lewat email dengan pengarang untuk berbagi pengalaman bagi yang tau email pengarang tolong write down here
thanks.
wassalam aleikum
Rania (23-02-2008 22:59:16)
Silmia (12-02-2008 10:29:15)
Saya dah lama menunggu kehadiran film ayat-ayat cinta dan saya semakin tidak sabar untuk menontonnya.
supri freezy (31-01-2008 11:50:00)
bukunya bagus bgt ya...
takutnya filmnya ga' bisa nyeimbangin...
pas tau film ayat-2 cinta bakal difilm-in,
aku n temen-2 mikir mungkin lebih baik "Winky wiryawan" yang jadi Fachrinya.
atau ngga', ya ngmbil mahasiswa yg lg studi di mesirnya aja lgsg.
trus untuk pemain-2 wanitanya kenapa ga' ambil org mesir aja?
coz... kita butuh muka yg msh fresh bgt.
alias yg belum terjamah atau terimage.dan emang betul ciri-2nya pas yang ada di buku.
kayak aisha, di novel digambarkan gadis mesir yg tinggi,sedangkan rianti kan ngga..
terus saskia yg jd noura, pdhl mukanya indonesia bgt.
ach... tau d...
good luck aja...
mungkin untuk karya Habbiburahman yg lain bisa dicoba disutradarai oleh "Deddy Mizwar"...
airin (24-01-2008 16:14:45)
Mohon pembaca meluruskan komentar ini jika mengetahui informasi yang sebenarnya.
Daud Pujangga (21-01-2008 22:50:50)








