
Maka tak heran kalau ia ditasbihkan sebagai ikon mode dalam sebuah acara reality show Look At Me yang akan tayang pada 25 September mendatang di sebuah stasiun televisi. "Ini seperti menjadi tantangan baru bagi aku yang berkeinginan untuk melakukan banyak hal yang bisa menimbulkan energi positif agar anak muda tampil dengan cantik," ujarnya saat preskon di RM. Sunda – Sambara, Cipete, Jaksel (16/8).
Menjadi cantik dan menarik adalah dambaan wanita. Namun itu saja tidak cukup. Tanpa adanya kepercayaan diri. Sementara itu budaya Indonesia dirasa masih tabu bila wanita menyatakan mereka cantik. "Untuk itu aku berusaha membantu menimbulkan kepercayaan diri dalam menampilkan sisi kecantikan wanita," jelasnya.
Mengaku tidak begitu tahu tentang fashion terutama dalam padu padan, bukan soal penting bagi pacar Christian Sugiono. Baginya yang terpenting adalah keinginan kuat untuk selalu fashionable. "Makanya aku cukup miris juga dengan cara berpakaian anak muda di sini yang tidak begitu confident seperti Jepang dan Amerika," kritiknya.
Bagi pecinta harajuku style ini, sebuah kecantikan fisik tak lebih hanya sebagai penunjang kecantikan dari dalam atau inner beauty. Begitu juga soal berbusana. "Baju mahal tidak begitu penting kalau tidak enak dilihat, lebih baik murah tapi enak dilihat dan dipakai," sarannya. (kpl/wwn)
Lihat Profil: Titi Kamal, Christian Sugiono