
Untuk BENDERA versi terbaru, digarap pada 12 Agustus di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta dan disutradarai oleh Oleg Sanchabahtiar. Video klip ini bisa dibilang spesial, pasalnya ini diminta sendiri dari kantor kepresidenan, dan didukung oleh TNI AU. Bahkan, selama syuting bandara tersebut untuk sementara tertutup untuk umum.
Sedangkan untuk lagu IKRAR KAMI, besutan sutradara Pandit, mengambil lokasi di Cipete, Jakarta Selatan, pada awal Agustus lalu. Keunikan dari video klip yang satu ini adalah keikutsertaan empat generasi bangsa sebagai model video klipnya, mulai dari atlet, pemuka agama, tentara, veteran, polisi, bahkan para waria juga ikut berperan. Juga tampak pada video klip itu, putra dan putri dari masing-masing personel, yakni Askha (putra Edwin), Derin (putri Ervin), Shira dan Kei (anak-anak Kikan).
"Ini adalah sebuah kebanggaan bagi Cokelat, yang langsung diberikan oleh pemerintah secara penuh. Apalagi Cokelat telah mendapat surat secara resmi dari Presiden beberapa waktu lalu," ujar Guruh, Road Manager Cokelat, beberapa waktu lalu.
Ronny, sang pemain bass juga menambahkan bahwa sudah seharusnya bagi generasi muda lebih mencintai dan bangga terhadap bangsa sendiri. (ofs/boo)
Lihat Profil: Cokelat, Kikan Cokelat