< >

Rudi Sudjarwo Ungkap Obsesi, Cinta dan Realita Lewat 'CINTAPUCCINO'

Kamis, 23 Agustus 2007 20:08
Kapanlagi.com - Rahmi bingung. Ia harus memilih seorang di antara dua pria, Raka tunangannya atau Nimo, teman satu SMA dan kuliah yang pernah membuatnya jatuh cinta tak berbalas. Kisah tersebut merupakan inti cerita film terbaru SinemArt Pictures berjudul CINTAPUCCINO, yang dibesut sutradara peraih Piala Citra, Rudi Sudjarwo dan dijadwalkan beredar di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis, 30 Agustus mendatang.

"Semua orang punya obsesi, bisa apa saja, dan tidak selalu buruk bila diarahkan dengan benar," kata Rudi dalam jumpa pers digelar usai preview film itu di Jakarta, Kamis (23/8).

Dalam CINTAPUCCINO, Rahmi (Sissy Priscillia) memang terobsesi kepada Nimo (Miler) sejak pertemuan mereka pertama kali di satu kegiatan ekskul. Obsesi mendapatkan Nimo tertanam di lubuk hati terdalam Rahmi, bahkan sampai ketika sang pria idaman lulus kuliah dan merantau ke Brunei Darussalam untuk bekerja.

Di tengah kekosongan hatinya, Rahmi lalu kenalan dan berpacaran dengan Raka (Aditya Herpavi), seorang wartawan. Setelah cukup lama membina hubungan dan kedua keluarga setuju, mereka pun bertunangan.

Namun, lima bulan setelah itu hati Rahmi dilanda kebimbangan besar untuk menikah dengan Raka, padahal mereka sudah memesan tempat resepsi dan menentukan undangan. Pasalnya, Nimo yang cuti kerja kembali ke Bandung dengan satu tujuan, mencari Rahmi untuk menyatakan bahwa ia juga menaruh hati dan ingin kawan sekolah dan kuliahnya itu menjadi istri.

"Kenapa baru sekarang?, Kenapa tidak dua tahun lalu? Kenapa tidak lima bulan lalu Mo?" Pertanyaan bertubi-tubi itu deras terlontar keluar dari mulut Rahmi. Ia kecewa sekali, karena lelaki yang diam-diam tidak pernah pergi dari hatinya itu baru mengutarakan cinta, setelah dirinya sudah hampir resmi menjadi istri orang lain.

Terwujud

CINTAPUCCINO merupakan film drama romantis, diangkat dari novel berjudul sama karangan Icha Rahmanti. Tetapi bagi Rudi Sudjarwo, kisah ini bisa dijadikan sebuah pesan bahwa cinta memang harus memilih dan tidak harus memiliki.

Obsesi Rahmi mendapatkan Nimo tidak pernah pupus dan ternyata terwujud, kendati datangnya pada waktu yang nyaris terlambat. Menurut Rudi, justru di sini letak pesan moral yang membentuk orang menjadi dewasa.

Betapapun faktanya sangat menyakitkan, Raka ditampilkan sebagai sosok tegar dan mampu menerima kenyataan. Setelah sempat berbicara empat mata dengan Nimo, Raka menyerahkan keputusan kepada Rahmi, akankah mereka meneruskan rencana naik ke pelaminan.

"Aku tidak ingin kita menikah hanya karena undangan sudah disebar," katanya kepada Rahmi, yang mencoba meyakinkan sang tunangan dan dirinya sendiri untuk melanjutkan rencana mereka.

Keharusan Rahmi untuk memilih seorang di antara Raka dan Nimo pun dibalut cukup manis oleh Rudi, dengan memberi lagu latar MAAFKANLAH karya Bebi Romeo yang dipopulerkan Ahmad Dhani.

"Sekali lagi maafkanlah, ku tak bisa, tinggalkan dirinya..." demikian penggalan lirik lagu tersebut, yang akhirnya mengantarkan Rahmi ke dalam pelukan Nimo, di akhir kisah. (*/boo)

Lihat Profil: Rudi Sudjarwo, Sissy Priscillia, Bebi Romeo, Ahmad Dhani



Galeri Foto Rudi Sudjarwo
Film Baru Rudy Sudjarwo