< >

Bulog dan BPS Sepakati Satu Data Perberasan

Jum'at, 24 Agustus 2007 15:12
Kapanlagi.com - Perum Bulog dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati untuk menggunakan data yang dikeluarkan BPS guna menghindari kerancuan data perberasan.

Dirut Perum Bulog, Mustafa Abubakar menyatakan di Jakarta, Jumat, masalah ketersediaan dan keakuratan informasi menjadi salah satu hal penting dalam pengambilan keputusan oleh pemerintah di bidang perberasan.

"Dalam posisi ini, peran BPS sebagai satu-satunya lembaga pemerintah yang berhak mengeluarkan informasi untuk menjadi pedoman oleh instansi pemerintah," katanya dalam penandatanganan MoU Perum Bulog dan BPS di Gedung Bulog.

Informasi dari BPS yang dibutuhkan, tambahnya, adalah tingkat harga pangan khususnya beras, produksi pangan, data kemiskinan, dan informasi perberasan lainnya.

Hal itu, akan menjadi acuan Bulog dalam melaksanakan pengadaan gabah dan beras dalam negeri, pengelolaan cadangan beras pemerintah, penyaluran beras bersubsidi kepada rumah tangga miskin serta pengendalian harga beras nasional.

Mustafa menyatakan, Bulog dan BPS akan membentuk jaringan sistem informasi bersama untuk menunjang kelancaran pertukaran informasi guna lebih memperlancar dan penyempurnaan monitoring harga di produsen dan konsumen.

Sementara itu Kepala BPS, Rusman Heriawan mengatakan, dengan adanya MoU antara Bulog dan BPS nantinya data perberasan yang diumumkan kedua instansi tersebut tidak akan ada perbedaan.

Menurut dia, BPS juga akan menyediakan data cadangan pangan pemerintah dan penyaluran beras kepada rumah tangga miskin serta pengendalian harga beras nasional.

Dirut Perum Bulog juga mengatakan, pihaknya akan menyediakan biaya survei peredaran beras tambahan dan biaya lain bagi BPS untuk meningkatkan kelancaran dan penyempurnaan monitoring harga produsen dan konsumen. (*/rit)