Pembalap McLaren berusia 22 tahun itu, yang bisa menjadi pembalap baru pertama yang sebagai juara dunia sejak 1950, menjadi berita reguler di tabloid Inggris yang mengorek kehidupan cintanya.
Pada liburan Agustus, dia difoto dengan salah seorang anak perempuan multi miliuner pemilik patungan McLaren, Mansour Ojjeh, di kapal pesiar di Mediterranean dan meninggalkan bioskop London dengan wanita lainnya.
Hamilton, pembalap kulit hitam pertama yang bakatnya menggemparkan Formula Satu musim ini, mengatakan, kenyataannya jauh berbeda.
"Saya bukan playboy. Saya tidak pernah keluar dan membeli banyak mobil mewah dan saya tidak pernah memacari semua wanita itu," kata pembalap Inggris itu kepada wartawan di Grand Prix Turki, di mana dia memimpin atas rekan setimnya Fernando Alonso dalam klasemen kejuaraan tujuh poin dengan menyisakan enam lomba.
Hamilton mengatakan, dia kecewa dengan berita-berita itu. "Semua cerita itu sama sekali salah," katanya.
"Saya pergi bersama teman-teman dan anak-anak untuk berlibur, tapi saya kira itu gagasan buruk di tengah-tengah musim kompetisi dimana saya memimpin dalam kejuaraan," kata pemenang tiga lomba dari 11 kali start itu. (*/bun)