< >

Tekan Pencurian, Telkomsel Ganti Kabel 'Grounding'

Rabu, 29 Agustus 2007 09:27
Kapanlagi.com - Salah satu operator telekomunikasi selular akan mengganti kabel yang terbuat dari tembaga dengan aluminium, menyusul maraknya pencurian kabel grounding pada base transceiver station (BTS).

GM Network Operation Telkomsel Jawa Tengah, Ali Imran, di Semarang, Rabu, mengatakan, Telkomsel--salah satu operator telekomunikasi selular--yang sering menjadi korban pencurian kabel grounding pada BTS-nya.

"Kami akan berupaya mengantisipasi pencurian tersebut dengan cara mengganti bahan dasar kabel dari tembaga ke aluminium," katanya.

Menurut dia, digantinya bahan tembaga ke aluminium itu untuk mengurangi minat pencuri. Mereka tergiur dengan harga kabel ground tembaga yang mencapai Rp60 ribu per kilogram.

"Kalau kabel aluminium kan harganya hanya Rp20 ribu/kg. Jauh lebih murah dari harga kabel tembaga," katanya.

Telkomsel akan mulai melakukan perubahan ini pada bulan September, atau pada saat kabel aslinya dicuri. Tindakan ini dilakukan karena berdasarkan apa yang sering terjadi selama ini, yakni bila terjadi kasus pencurian kemudian diganti yang baru, akan dicuri lagi.

"Bahan dasar aluminium tetap akan berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang baik. Jadi, tidak ada masalah bila diganti," katanya.

Untuk mengantisipasi maraknya kasus pencurian tersebut, kata HRD Telkomsel Jateng Yanto, juga telah dilakukan operator lain, yakni dengan cara bekerja sama dengan masyarakat sekitar.

"Tapi rupanya hingga saat ini belum ada perubahan. Kemungkinan karena tidak ada dampak buruknya bagi lingkungan sekitar apabila kabel grounding itu dicuri," katanya.

Apalagi, kata dia, kabel grounding tidak menimbulkan bahaya terhadap lingkungan sekitar. (kpl/rit)