"Jangan hanya omong lewat telepon, perlu dan sangat bagus jika itu dinyatakan secara terbuka, agar segalanya jadi dingin," kata Agung Laksono kepada pers, baik di Jayapura, Jumat malam, maupun di Palu, Sabtu.
Namun demikian, Agung tetap menghargai permintaan maaf Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui telepon. "Apalagi kalau ucapannya tidak hanya melalui telepon kepada Presiden. Saya kira kalau resmi dalam forum, seperti dalam pidato tertulis, itu akan lebih baik lagi," katanya.
Agung menambahkan, permintaan maaf secara resmi dan langsung kepada rakyat Indonesia harus dilakukan. "Tidak hanya didengar oleh seorang presiden," ujar Agung. (*/erl)